Bank Mandiri terbitkan obligasi Rp 5 triliun



JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan menerbitkan obligasi senilai Rp 5 triliun. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, surat utang yang ditawarkan perseroan bertajuk Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap I Tahun 2016 dalam tiga seri.

Seri A senilai Rp 1,1 triliun dengan kupon 7,95%. Instrumen bertenor lima tahun ini tenggat waktunya 30 September 2021. Lalu, seri B sebesar Rp 1,5 triliun dengan kupon 8,5%. Efek bertempo tujuh tahun tersebut akan jatuh tempo pada 30 September 2023.

Kemudian seri C senilai Rp 2,4 triliun dengan kupon 8,65%. Surat utang bertenor 10 tahun ini bakal kedaluwarsa pada 30 September 2026.


Masa penawaran telah berlangsung pada 23 September 2016-27 September 2016. Sehingga penjatahan akan dihelat pada 28 September 2016 dan didistribusikan secara elektronik pada 30 September 2016.

Perseroan akan membayar kupon setiap tiga bulan dengan pembayaran bunga pertama jatuh pada 30 Desember 2016.

Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap I Tahun 2016 akan dicatat dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 3 Oktober 2016.

PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, serta PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk bertindak sebagai penjamin emisi dalam hajatan ini. Penerbitan surat utang ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri dengan target dana total Rp 14 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini