Bank Mantap Gandeng UGM Perkuat Ekosistem Pendidikan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) terus memperluas perannya sebagai penyedia layanan keuangan dan sebagai agen pembangunan sosial ke sektor pendidikan melalui berbagai program.

Terbaru, Bank Mandiri Taspen meneken Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Langkah strategis ini bertujuan untuk mensinergikan layanan perbankan komprehensif dengan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi guna mencetak talenta unggul bangsa.

Kerja sama ini mencakup antara lain Digitalisasi dan Literasi Keuangan, seperti memfasilitasi pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui sistem Virtual Account


Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia perbankan dan perguruan tinggi sebagai pusat lahirnya inovasi.

Baca Juga: Lunasi Obligasi Jatuh Tempo, Bank Mandiri Taspen Siapkan Dana Rp 1,2 Triliun

Ia menjelaskan, penandatanganan kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen untuk mendukung operasional UGM agar lebih efisien melalui layanan perbankan terintegrasi. Selain itu, kolaborasi ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di industri keuangan.

Panji menambahkan, Bank Mandiri Taspen akan menyediakan program magang bagi mahasiswa UGM sebagai upaya menjaring talenta muda berkualitas. Tak hanya itu, beasiswa juga akan diberikan kepada mahasiswa berprestasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Kesempatan pengembangan juga terbuka bagi karyawan Bank Mandiri Taspen, yang dapat melanjutkan pendidikan di UGM hingga jenjang pascasarjana.

Melalui berbagai program tersebut, kerja sama ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing global, sekaligus mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas.

Baca Juga: Junaidi Hisom Lolos Fit and Proper Test OJK, Resmi Jadi Komisaris Bank Mandiri Taspen

Sementara itu, Rektor UGM, Ova Emilia, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai kerja sama tersebut tidak hanya berdampak pada mahasiswa, tetapi juga bagi tenaga pengajar dan tenaga kependidikan.

Salah satu program yang disoroti adalah edukasi keuangan untuk persiapan masa pensiun. Menurut Ova, literasi keuangan menjadi hal penting agar para pendidik dapat memasuki masa purna tugas dengan kondisi finansial yang lebih siap dan terencana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News