KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja Bank Mandiri Taspen masih menunjukkan pertumbuhan sepanjang paruh pertama tahun ini. Pendapatan perseroan terus meningkat sejalan dengan ekspansi pembiayaan yang berhasil tumbuh dua digit. Berdasarkan laporan keuangan semster I-2026 dikutip Selasa (1/9/206), Bank Mandiri Taspen mengantongi pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar Rp 2,09 triliun, tumbuh 17,9% secara tahunan. Pendapatan berbasis komisi juga meningkat 45% menjadi Rp 167 miliar. Pertumbuhan pendapatan bunga terdorong oleh oustanding kredit yang tumbuh 10,5% secara tahunan menjadi Rp 52,9 triliun per Juni 2026. Pertumbuhan itu diimbangi penghimpunan Dana Pihat Ketiga (DPK) yang meningkat 14,8% menjadi Rp 57,2 triliun. Alhasil, total aset bank ini naik 15,9% menjadi Rp 76,9 triliun.
Bank Mantap Kejar Pertumbuhan Bisnis Sambil Perkuat TJSL
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja Bank Mandiri Taspen masih menunjukkan pertumbuhan sepanjang paruh pertama tahun ini. Pendapatan perseroan terus meningkat sejalan dengan ekspansi pembiayaan yang berhasil tumbuh dua digit. Berdasarkan laporan keuangan semster I-2026 dikutip Selasa (1/9/206), Bank Mandiri Taspen mengantongi pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar Rp 2,09 triliun, tumbuh 17,9% secara tahunan. Pendapatan berbasis komisi juga meningkat 45% menjadi Rp 167 miliar. Pertumbuhan pendapatan bunga terdorong oleh oustanding kredit yang tumbuh 10,5% secara tahunan menjadi Rp 52,9 triliun per Juni 2026. Pertumbuhan itu diimbangi penghimpunan Dana Pihat Ketiga (DPK) yang meningkat 14,8% menjadi Rp 57,2 triliun. Alhasil, total aset bank ini naik 15,9% menjadi Rp 76,9 triliun.