JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk mengaku masih berpikir dua kali untuk melakukan pencairan kredit yang sudah disetujui (disbursment kredit) di sektor komoditas. Hal ini karena, bank berkode BMRI ini masih melihat kondisi tren jangka panjang terkait membaiknya harga komoditas. Seperti diketahui, beberapa minggu terakhir tercatat harga komoditas perkebunan, seperti harga kelapa sawit dan karet sudah mengalami perbaikan harga. Sebagai contoh, harga kelapa sawit dalam beberapa minggu terakhir sudah mengalami kenaikan harga sekitar 20%. Menurut Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Royke Tumilaar, perusahaan ini masih harus melihat dulu tren ke depan harga komoditas-komoditas tersebut. Selain itu, untuk meningkatkan kredit baru di sektor komoditas baik tambang maupun perkebunan harus melihat kondisi nasabah. Selain itu bank juga harus melihat beberapa faktor seperti prospek jangka panjang nasabah.
Bank masih pikir ulang salurkan kredit komoditas
JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk mengaku masih berpikir dua kali untuk melakukan pencairan kredit yang sudah disetujui (disbursment kredit) di sektor komoditas. Hal ini karena, bank berkode BMRI ini masih melihat kondisi tren jangka panjang terkait membaiknya harga komoditas. Seperti diketahui, beberapa minggu terakhir tercatat harga komoditas perkebunan, seperti harga kelapa sawit dan karet sudah mengalami perbaikan harga. Sebagai contoh, harga kelapa sawit dalam beberapa minggu terakhir sudah mengalami kenaikan harga sekitar 20%. Menurut Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Royke Tumilaar, perusahaan ini masih harus melihat dulu tren ke depan harga komoditas-komoditas tersebut. Selain itu, untuk meningkatkan kredit baru di sektor komoditas baik tambang maupun perkebunan harus melihat kondisi nasabah. Selain itu bank juga harus melihat beberapa faktor seperti prospek jangka panjang nasabah.