Bank Maspion (BMAS) Ambil Pinjaman US$ 285 Juta untuk Tambah Likuiditas



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) memperoleh fasilitas pinjaman bilateral senilai US$ 285 juta dari pemegang saham pengendalinya, Kasikornbank Public Company Limited (KBank).

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (17/3/2026), manajemen menjelaskan fasilitas pinjaman tersebut memiliki tenor hingga dua tahun sejak tanggal penarikan, dengan bunga mengacu pada SOFR ditambah margin sesuai kondisi pasar.

Bank Maspion menyebut, fasilitas ini akan digunakan untuk memperkuat likuiditas jangka panjang sekaligus mendukung ekspansi penyaluran kredit kepada nasabah. Adapun penarikan dana akan dilakukan secara bertahap.


Pada tahap awal, Bank Maspion telah menarik dana sebesar US$ 100 juta, tepatnya pada 17 Maret 2026.

Baca Juga: CIMB Niaga (BNGA) akan Gelar RUPST pada 17 April 2026, Simak Rincian Agendanya

Manajemen menegaskan, transaksi ini merupakan transaksi afiliasi karena KBank merupakan ultimate shareholder perseroan melalui entitas anaknya, Kasikorn Vision Financial Company Pte. Ltd., dengan kepemilikan mencapai 86,03% saham (atau 89,48% secara grup).

Pun, perseroan memastikan bahwa transaksi tersebut tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait transaksi afiliasi dan benturan kepentingan.

Dengan tambahan pendanaan ini, Bank Maspion diharapkan memiliki ruang likuiditas yang lebih memadai untuk mendorong pertumbuhan bisnis kredit di tengah kebutuhan pembiayaan yang terus meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News