KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mega Tbk (MEGA) berencana membagikan saham bonus kepada para pemegang saham dengan rasio 1:1. Artinya, setiap satu saham lama yang dimiliki investor akan memperoleh satu saham bonus dengan nilai nominal Rp 500 per saham. Aksi korporasi ini bersumber dari tambahan modal disetor atau agio saham. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3/2026), saat ini modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan tercatat sebanyak 11,47 miliar saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham, sehingga total nominalnya mencapai Rp 5,87 triliun.
Perkuat Struktur Permodalan dan Likuiditas
Manajemen MEGA memastikan bahwa aksi pembagian saham bonus ini tidak didorong oleh kewajiban regulasi tertentu. Sebaliknya, langkah tersebut ditempuh sebagai strategi untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan likuiditas saham di pasar, seiring bertambahnya jumlah saham yang beredar. Secara struktur permodalan, aksi ini akan meningkatkan jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi 23,48 miliar saham, dari sebelumnya sekitar 11,74 miliar saham. Penambahan jumlah saham beredar diharapkan dapat memperluas basis investor dan meningkatkan daya tarik saham perseroan di pasar sekunder. Selain itu, manajemen menilai pembagian saham bonus akan membuat harga teoretis saham menjadi lebih menarik, khususnya bagi investor ritel. “Dengan memperhatikan harga penutupan perdagangan pada 27 Februari 2026 sebesar Rp 4.650 per saham, rencana pembagian saham bonus seharga Rp 500 per saham akan membuat harga teoretis saham perseroan di BEI lebih menarik dan terjangkau bagi investor retail,” sebut manajemen, Senin (2/3/2026).MEGA Chart by TradingView