KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan tampaknya perlu mengurangi kepemilikan di instrumen seperti Sekuritisasi Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Terlebih, jika memang permintaan kredit bisa kembali pulih di tahun ini. Jika mengacu data Bank Indonesia (BI), kepemilikan bank di SRBI senilai Rp 618 triliun per November 2025. Ini menjadi kepemilikan tertinggi bank semenjak ada instrumen ini diperkenalkan pada 2023 silam. Padahal, total instrumen SRBI sudah banyak turun sekitar Rp 200 triliun yang membuat kepemilikan bank di SRBI mencapai 85,5%. Sebagai perbandingan, kepemilikan bank di SRBI pada November 2024 masih sekitar 62,08%.
Bank Mulai Kurangi SRBI: Profitabilitas Kredit Lebih Menarik
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan tampaknya perlu mengurangi kepemilikan di instrumen seperti Sekuritisasi Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Terlebih, jika memang permintaan kredit bisa kembali pulih di tahun ini. Jika mengacu data Bank Indonesia (BI), kepemilikan bank di SRBI senilai Rp 618 triliun per November 2025. Ini menjadi kepemilikan tertinggi bank semenjak ada instrumen ini diperkenalkan pada 2023 silam. Padahal, total instrumen SRBI sudah banyak turun sekitar Rp 200 triliun yang membuat kepemilikan bank di SRBI mencapai 85,5%. Sebagai perbandingan, kepemilikan bank di SRBI pada November 2024 masih sekitar 62,08%.
TAG: