KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Bank of America menurunkan proyeksi harga minyak Brent seiring ekspektasi pembukaan kembali Selat Hormuz. Pembukaan selat ini berpotensi meningkatkan pasokan minyak global dan menekan harga dalam jangka menengah. Dalam catatan riset yang dirilis Rabu, Bank of America memperkirakan harga Brent rata-rata berada di level US$ 82 per barel pada tahun ini, turun dari proyeksi sebelumnya sebesar US$93 per barel. Untuk paruh kedua tahun ini, harga Brent diperkirakan akan bergerak di kisaran US$70–US$80 per barel. Penurunan proyeksi tersebut didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasokan setelah kesepakatan sementara Amerika Serikat–Iran yang mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, salah satu titik transit utama minyak dan gas dunia.
Bank of America Turunkan Proyeksi Harga Minyak Brent ke Level US$ 82
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Bank of America menurunkan proyeksi harga minyak Brent seiring ekspektasi pembukaan kembali Selat Hormuz. Pembukaan selat ini berpotensi meningkatkan pasokan minyak global dan menekan harga dalam jangka menengah. Dalam catatan riset yang dirilis Rabu, Bank of America memperkirakan harga Brent rata-rata berada di level US$ 82 per barel pada tahun ini, turun dari proyeksi sebelumnya sebesar US$93 per barel. Untuk paruh kedua tahun ini, harga Brent diperkirakan akan bergerak di kisaran US$70–US$80 per barel. Penurunan proyeksi tersebut didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasokan setelah kesepakatan sementara Amerika Serikat–Iran yang mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, salah satu titik transit utama minyak dan gas dunia.
TAG: