Bank of Japan Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga Acuan pada Desember 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur Bank of Japan (BOJ), Kazuo Ueda, mengisyaratkan peluang kuat untuk menaikkan suku bunga acuan pada Desember 2026. Pernyataan ini disampaikan beberapa jam setelah ia menyatakan bahwa inflasi inti telah mencapai target 2% yang selama ini dikejar.

Dalam konferensi pers pada hari Jumat (30/10), tepat setelah BoJ memutuskan untuk mempertahankan suku bunga kebijakan di angka 1,25% sesuai dengan ekspektasi pasar, Ueda memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan sikap hawkish terkait langkah kebijakan di masa mendatang.

"Pada setiap pertemuan kebijakan, termasuk pertemuan berikutnya, kami akan mengevaluasi kemungkinan terwujudnya prospek ekonomi kami, serta risiko-risiko yang ada, lalu mengambil keputusan berdasarkan penilaian tersebut," ujar Ueda seperti dikutip Bloomberg News, Minggu (31/10), 


Pasar merespons konferensi pers Ueda dengan cukup tenang. Penguatan yen (JPY) sempat terkoreksi saat ia berbicara, seiring dengan meredanya tren peralihan aset ke instrumen aman (safe-haven) di pasar global pada hari Jumat. 

JPY tercatat menguat 0,3% ke level 157,20 terhadap dolar AS pada awal perdagangan di Eropa. Ini masih jauh dari level 160 yang berpotensi memicu intervensi lanjutan dari Jepang untuk menopang mata uangnya.

Meskipun Ueda tetap menyisakan ruang untuk fleksibilitas dengan mengingatkan bahwa inflasi belum sepenuhnya stabil di angka 2%, komentarnya cukup memperkuat ekspektasi akan adanya kenaikan suku bunga lanjutan, yang mungkin terjadi pada pertemuan berikutnya tanggal 18 Desember. 

Ia juga secara spontan mengungkapkan bahwa dewan gubernur telah mencapai konsensus dalam penilaian mereka terhadap inflasi inti.