JAKARTA. Beberapa bank pada tahun ini akan memacu pendapatan dari asset-liability management (ALM). Hal ini untuk mengantisipasi pendapatan bunga yang relatif flat karena kredit yang belum terlalu kencang. Ariastiadi, Kepala Departemen Pengawasan Perbankan II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, pendapatan dari ALM yaitu dari bisnis surat berharga dan valuta asing (valas) diperkirakan bisa menjaga profitabilitas bank dikala permintaan kredit melambat. “Bisnis ALM bisa merupakan sumber pendapatan bank selain dari penyaluran kredit menghadapi berbagai faktor yang bisa menurunkan margin bank,” ujar Ariastiadi kepada KONTAN, Kamis (18/05).
Bank pacu bisnis surat berharga
JAKARTA. Beberapa bank pada tahun ini akan memacu pendapatan dari asset-liability management (ALM). Hal ini untuk mengantisipasi pendapatan bunga yang relatif flat karena kredit yang belum terlalu kencang. Ariastiadi, Kepala Departemen Pengawasan Perbankan II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, pendapatan dari ALM yaitu dari bisnis surat berharga dan valuta asing (valas) diperkirakan bisa menjaga profitabilitas bank dikala permintaan kredit melambat. “Bisnis ALM bisa merupakan sumber pendapatan bank selain dari penyaluran kredit menghadapi berbagai faktor yang bisa menurunkan margin bank,” ujar Ariastiadi kepada KONTAN, Kamis (18/05).