Bank Permata salurkan KTA Rp 52 miliar di fesyen



JAKARTA. Sektor ekonomi kreatif di tahun 2013 memberikan kontribusi 7% dari total PDB Indonesia. Dari 15 sub sektor di ekonomi kreatif, fashion menyumbangkan Rp 181,6 triliun di nilai tambah bruto dari total sektor dan menyerap 3,8 juta tenaga kerja.

Angka itu pun menjadikan industri fesyen sebagai kontributor terbesar kedua di sektor ekonomi kreatif. Bank Permata pun mencium aroma segar bisnis industri ekonomi kreatif. Salah satu upayanya adalah dengan menawarkan produk KTA Bisnis.

"Sekitar 4%-6% porsi pembiayaan melalui KTA Bisnis mengalir ke industri ekonomi kreatif. Dari angka itu, penyaluran ke industri fesyen mencapai Rp 52 miliar," kata Hasan, Head of Business Installment Loan Bank Permata, Selasa (4/11).


Dengan pencapaian itu, Hasan mengaku, Bank Permata akan memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan pembiayaan KTA Bisnis ke industri ekonomi kreatif, khususnya fesyen. Sayang, Hasan enggan mengungkapkan target yang dimaksud.

Aditya Cipta Harsono, Head Program Development Bank Permata menjelaskan, saat ini masih banyak pengusaha kecil dan menengah yang belum mengenal bank. Dengan begitu, Aditya yakin peluang Bank Permata untuk meningkatkan pembiayaan ke sektor tersebut masih cukup besar.

Untuk itu, lanjut dia, Bank Permata tidak membatasi sektor industri yang akan diberikan pembiayaan. "Yang jelas, potensinya besar. Kami lihat peluang yang ada," ucap Aditya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hendra Gunawan