KONTAN.CO.ID - CALIFORNIA. Bank Sentral Amerika Serikat alias The Federal Reserve (The Fed) memerintahkan Wells Fargo & Co. untuk menekan pertumbuhan bisnisnya. Ini dilakukan sampai The Fed menilai Wells Fargo telah cukup memperbaiki tata kelola dan kontrol dalam perusahaan, pasca kasus pembuatan akun fiktif yang melanda bank global ini beberapa waktu lalu. Seperti diberitakan Reuters, Minggu (4/2), The Fed tidak mengizinkan aset Wells Fargo melebihi US$ 1,95 triliun. Jumlah tersebut merupakan posisi aset Wells Fargo per akhir Desember 2017. Akibat sikap The Fed tersebut, manajemen Wells Fargo memperkirakan akan ada pemotongan keuntungan sebesar US$ 300 juta hingga US$ 400 juta pada tahun 2018 ini. Untuk memenuhi keputusan bank sentral, Wells Fargo akan memotong sejumlah bagian dalam neraca keuangan, semisal deposito perusahaan dan aset perdagangan dalam upaya mengembangkan bisnis inti. Pemangkasan itu mewakili sekitar 1,5% hingga 1,9% akun Wells Fargo tahun 2017.
Bank sentral Amerika melarang aset Wells Fargo bertumbuh
KONTAN.CO.ID - CALIFORNIA. Bank Sentral Amerika Serikat alias The Federal Reserve (The Fed) memerintahkan Wells Fargo & Co. untuk menekan pertumbuhan bisnisnya. Ini dilakukan sampai The Fed menilai Wells Fargo telah cukup memperbaiki tata kelola dan kontrol dalam perusahaan, pasca kasus pembuatan akun fiktif yang melanda bank global ini beberapa waktu lalu. Seperti diberitakan Reuters, Minggu (4/2), The Fed tidak mengizinkan aset Wells Fargo melebihi US$ 1,95 triliun. Jumlah tersebut merupakan posisi aset Wells Fargo per akhir Desember 2017. Akibat sikap The Fed tersebut, manajemen Wells Fargo memperkirakan akan ada pemotongan keuntungan sebesar US$ 300 juta hingga US$ 400 juta pada tahun 2018 ini. Untuk memenuhi keputusan bank sentral, Wells Fargo akan memotong sejumlah bagian dalam neraca keuangan, semisal deposito perusahaan dan aset perdagangan dalam upaya mengembangkan bisnis inti. Pemangkasan itu mewakili sekitar 1,5% hingga 1,9% akun Wells Fargo tahun 2017.