Bank Sentral China Kembali Suntik Likuiditas Rp1.105 Triliun Jelang Akhir Bulan



KONTAN.CO.ID - Bank sentral China, People's Bank of China (PBOC), kembali menyuntikkan likuiditas ke sistem perbankan melalui operasi reverse repo bertenor semalam pada Kamis (27/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan ketika permintaan dana tunai meningkat menjelang akhir bulan.

Baca Juga: Harga Emas Menguat, Pasar Menanti Pernyataan Bos The Fed di Jackson Hole


Mengutip Reuters, PBOC menyalurkan 503,5 miliar yuan atau sekitar US$ 74,90 miliar melalui overnight reverse repo. Bank sentral China tidak mengungkapkan tingkat suku bunga untuk fasilitas tersebut.

Selain itu, PBOC juga menyuntikkan 103 miliar yuan melalui reverse repo bertenor tujuh hari dengan suku bunga 1,40%.

PBOC menyatakan, operasi likuiditas pada Kamis tersebut telah sepenuhnya memenuhi kebutuhan para primary dealers.

Sebelumnya, PBOC menyatakan akan menjalankan operasi overnight reverse repo mulai 27 Agustus hingga 1 September 2026.

Melalui fasilitas tersebut, bank sentral China dapat menyuntikkan dana hingga 600 miliar yuan per hari ke sistem perbankan.

Baca Juga: Banjir Dahsyat Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Masih Hilang

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PBOC menjaga likuiditas sistem keuangan tetap memadai, terutama menjelang periode akhir bulan ketika kebutuhan dana perbankan biasanya meningkat.

Sebagai informasi, berdasarkan kurs yang digunakan dalam laporan Reuters, US$ 1 setara dengan 6,7225 yuan.