SMBC Indonesia Belum Pasang Target Naik KBMI IV, Fokus Optimalkan Pertumbuhan Organik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) belum memasang target untuk naik kelas ke kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) IV. SMBC menyatakan, pertumbuhan tersebut akan tercapai secara organik.

Direktur Utama SMBC Indonesia, Henoch Munandar mengatakan, naik ke KBMI IV belum menjadi prioritas tahun ini. 

"Untuk naik kelas KBMI, secara organik kita akan capai," kata Henoch saat ditemui, Selasa (19/5/2026).


Adapun untuk naik KBMI IV, sebuah bank harus memiliki modal inti minimal Rp 70 triliun. Sampai dengan kuartal 1-2026, modal inti SMBC Indonesia secara konsolidasi tercatat sebesar Rp 44,4 triliun.

Baca Juga: Penyaluran KUR Bank Mandiri Rp 14,54 T per April 2026, Mayoritas ke Sektor Produksi

Sedangkan, total aset SMBC Indonesia hingga kuartal 1-2026 mencapai Rp 250 triliun. Angka tersebut meningkat 4,1% secara tahunan (yoy).

Henoch menyebut SMBC saat ini lebih fokus melakukan manajemen risiko. Menurutnya, disiplin risiko ini semakin penting dilakukan bank di tengah kondisi perekonomian global dan fluktuasi rupiah saat ini.

"Kunci dari perbankan menurut kami adalah kemampuan memanage risiko karena biar bagaimanapun kita harus tetap bertumbuh di situasi apapun," ucapnya.

Baca Juga: LPS Akan Sesuaikan Tugas Dewan Komisioner, Berikut Pembaruannya

Untuk saat ini, Henoch lebih mendorong bank yang dipimpinnya untuk meningkatkan pendapatan berbasis komisi (fee based income). Salah satu upayanya adalah dengan menggencarkan bisnis layanan hedging yang kian dibutuhkan oleh nasabah korporasi.

Henoch pun menilai di tengah situasi saat ini, terdapat sejumlah peluang sektor bisnis yang masih terus bertumbuh, misalnya adalah pembiayaan di sektor minyak dan gas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News