Bank Sumut sesuaikan target bisnis di tengah pandemi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menghadapi situasi pandemi, pemerintah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro untuk menekan laju penyebaran covid-19. Perihal pandemi acapkali berpengaruh pada bisnis perbankan, sehingga bank menyiapkan siasat untuk beradaptasi.

Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara misalnya, yang akan merevisi target bisnisnya terkait dengan kondisi ekonomi yang belum pulih sejak merebaknya pandemi covid-19. Bank Sumut merevisi target bisnis menjadi 4%, yang semula berada di angka 6,5%.

Selain itu, terkait dengan rasio non performing loan (NPL) Bank Sumut fokus pada target pencapaian yang lebih baik dari sebelumnya. “Terkait dengan net interest margin (NIM) dan kredit, Bank Sumut akan menyesuaikan dengan target pertumbuhan bisnis,” terang Sekretaris Perusahaan Bank Sumut, Syahdan Siregar kepada KONTAN pada Selasa (29/6).


Baca Juga: BTN tingkatkan inklusi keuangan lewat pertumbuhan agen Batara

Bank Sumut juga turut ambil bagian dalam mengikuti kebijakan pemerintah untuk mengentas lonjakan kasus covid-19.

“Di antaranya memaksimalkan work from home (WFH) dan terus mengedukasi nasabah untuk beralih kepada produk dan layanan digital. Opsi lockdown tentunya membutuhkan persiapan dan pertimbangan yang ekstra, karena akan berpengaruh signifikan terhadap perekonomian,” ujar Syahdan.

Syahdan menjelaskan, Bank Sumut memiliki strategi agar kredit tetap tumbuh. Langkah tersebut di antaranya dengan memaksimalkan kuota kredit pemerintah yang disalurkan oleh Bank Sumut. Tidak hanya itu, Bank Sumut juga melakukan pendekatan dan ekspansi dengan mengutamakan debitur existing.

Selanjutnya: Salim Group dan Sampoerna berkomitmen tambah modal bank miliknya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi