JAKARTA. Perbankan swasta menyambut baik rencana pemerintah membuka penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk bank-bank swasta. Salah satu bank yang tertarik untuk masuk ke segmen ini adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI). Roy Arman Arfandy, Direktur Utama PT Bank Pertama Tbk mengatakan, perbankan swasta akan tertolong dengan dibukanya keran penyaluran KUR di saat perlambatan penyaluran kredit ini. Namun, “Kami masih mempertimbangkan rencana untuk masuk dalam penyaluran KUR ini,” katanya, Senin (4/1). Perusahaan yang terafiliasi oleh Astra International ini mengaku memiliki peluang untuk ikut menyalurkan kredit ke kelas kecil ini. Bank Permata mencatat memiliki rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) usaha mikro dan menengah (UKM) di level 3% dengan porsi kredit UKM di atas 5% terhadap portofolio kredit.
Bank swasta masih mengkaji untuk masuk ke KUR
JAKARTA. Perbankan swasta menyambut baik rencana pemerintah membuka penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk bank-bank swasta. Salah satu bank yang tertarik untuk masuk ke segmen ini adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI). Roy Arman Arfandy, Direktur Utama PT Bank Pertama Tbk mengatakan, perbankan swasta akan tertolong dengan dibukanya keran penyaluran KUR di saat perlambatan penyaluran kredit ini. Namun, “Kami masih mempertimbangkan rencana untuk masuk dalam penyaluran KUR ini,” katanya, Senin (4/1). Perusahaan yang terafiliasi oleh Astra International ini mengaku memiliki peluang untuk ikut menyalurkan kredit ke kelas kecil ini. Bank Permata mencatat memiliki rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) usaha mikro dan menengah (UKM) di level 3% dengan porsi kredit UKM di atas 5% terhadap portofolio kredit.