Bank Syariah Mandiri terbitkan 750.000 kartu debit berchip tahun ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sesuai aturan dari Bank Indonesia (BI), penerbit kartu debit diwajibkan sudah memiliki 30% kartu berchip dari total kartu yang diterbitkan di akhir tahun 2018 ini.

Menanggapi aturan tersebut, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) sudah bersiap guna melakukan migrasi kartu lama yang menggunakan magnetic stripe kepada kartu berchip. Adapun, ini seiring dengan implementasi kartu berlogo gerbang pembayaran nasional (GPN) yang juga diterbitkan.

Tony Eko Boy Subari, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri menjelaskan, ditargetkan 30% kartu debit BSM sudah berchip tahun ini. Tahun 2019 bisa 80% dan tahun 2020 semua kartu debit BSM sudah berchip.


“Tahun ini, sekitar 750.000 ditargetkan sudah berchip dari 2,5 juta kartu yang kita miliki,” ujar Toni saat ditemui di Jakarta, Kamis (31/5).

Saat ini fokus utama migrasi kartu ada pada nasabah baru, nasabah dengan kartu rusak dan nasabah dengan kartu yang sudah habis masa berlaku. Pun, akan dilakukan bertahap kepada nasabah yang ingin mengganti kartunya.

Pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada nasabah agar dapat mengganti kartunya langsung ke kantor cabang terdekat. Pun, penggantian kartu ini tidak dikenakan biaya sama sekali. Semua biaya ditanggung pihak BSM.

Terkait infrastruktur, Toni menjelaskan saat ini sudah 92% ATM BSM dapat menerima penggunaan kartu berbasis chip. BSM sendiri memiliki 1045 mesin ATM.

“Per Maret 2018, kartu berchip kita masih kurang dari 100.000. Namun dalam 6 bulan kedepan akan terus kita genjot,” ujar Toni.

Achmad Syafii, Direktur Teknologi dan Operasi BSM turut menambahkan, biaya investasi untuk satu kartu berteknologi chip sekitar US$ 1. Jika tahun ini BSM akan menerbitkan 750 ribu kartu berchip, maka pihaknya harus menyiapkan dana kurang lebih US$ 750.000.

Diharapkan, proses migrasi kartu ini dapat berjalan dengan lancar dan tentunya dapat mengurangi resiko kejahatan skimming yang sudah sering terjadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia