Bank Syariah Victoria Mulai Beroperasi April 2010



JAKARTA. Tidak lama lagi, Bank Victoria Internasional Syariah segera meramaikan kancah industri perbankan suariah. Bank hasil konversi Bank Swaguna telah mendapatkan izin operasional dari Bank Indonesia pada tanggal 10 Februari 2010 lalu.Direktur Utama Bank Victoria Internasional Daroel O. Aboebakar mengatakan, setelah mendapatkan izin operasional dari BI maka bank syariah tersebut memiliki waktu 60 hari untuk launching."Pelaksanaanya akan dilaksanakan pada awal April paling lama pertengahan April tahun ini," ujarnya.Untuk pembukaan awal, manajemen akan mengoperasikan enam kantor cabang yang merupakan kantor milik Bank Swaguna. Rinciannya, satu kantor pusat di Jakarta dan lima kantor cabang yang ada di Bandung, Bekasi, Cirebon, Jawa Tengah, Denpasar dan Tegal. Tahun ini Bank Victoria tidak berniat untuk menambah cabang.Mengenai sumber daya manusia (SDM), untuk tahap awal Bank Victoria Syariah akan memakai SDM yang berasal dari Bank Victoria dan Bank Swaguna. Mereka sudah mendapat kursus singkat tentang seluk beluk bank syariah. "Dalam pengembangan bank syariah ini kami melibatkan orang-orang yang memang ahli dibidangnya agar SDM-nya memiliki pengetahuan yang sempurna mengenai perbankan syariah," tambahnya.Selain itu, persiapan yang dilakukan oleh Bank Victoria terkait TI (Teknologi Informasi) dan nasabah bank Swaguna. Pihak managemen akan menawarkan kepada nasabah tersebut untuk menjadi nasbaah syariah. Namun, bila nasabah itu tidak bersedia maka akan dipindahkan ke nasaban Bank Victoria konvensional. "Ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit,"tegasnya.Hingga kini, lanjut Daroel, pihaknya masih menyusun rencana bisnis Bank Victoria syariah."Targetkan akan diumumkan ketika bank ini sudah launching," tambahnya.Sekedar catatan, Bank Victoria mengakuisisi Bank Swaguna pada 7 September 2007. Bank Victoria memegang 99,8% saham Bank Swaguna dari total saham sebanyak 8,25 juta lembar. Selain Bank Victoria, sebenarnya Bank Saudara juga mengincar Bank Swaguna.

Namun ternyata Bank Victoria bergerak lebih cepat ketimbang Bank Saudara. Saat ini, unit usaha syariah (UUS) Bank Victoria saat ini telah memiliki modal inti sebesar Rp 110 miliar, dengan aset sebesar Rp 250 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News