Bank UOB Dorong Pertumbuhan Kredit Lewat Garuda Indonesia UOB Credit Card



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank UOB Indonesia terus mendorong pertumbuhan bisnis kartu kredit, salah satunya melalui peluncuran Garuda Indonesia UOB Credit Card yang merupakan kolaborasi dengan Garuda Indonesia.  

Presiden Direktur UOB Indonesia Hendra Gunawan mengatakan selain bisa mendorong pertumbuhan kartu kredit, program ini juga diharapkan bisa menopang penyaluran kredit secara keseluruhan.

"Ini memang komitmen kami, karna pemakaian kartu kredit itu membantu customer dan bisa mendorong penyaluran kredit. Kita targetkan terus bertumbuh hingga dua kali lipat dari sebelumnya," katanya dalam acara peluncuran Garuda Indonesia UOB Credit Card di Jakarta, Jumat (8/3). 


Baca Juga: UOB Luncurkan Kartu Kredit Kolaborasi dengan Garuda Indonesia

Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan tahun 2023, penyaluran kredit UOB Indonesia pada 2023 turun tipis sebesar 1,77% secara tahunan menjadi Rp 84,02 triliun dari Rp 85,53 triliun pada 2022.

Selain peluncuran kartu kredit, Hendra juga menyinggung pertumbuhan kredit akan semakin agresif di tahun ini berkat akuisisi bisnis konsumer Citibank Indonesia. 

Ia mengatakan dengan bergabungnya nasabah Citibank bisa menambah portofolio jumlah nasabah dan kemungkinan transaksi akan bertumbuh. 

"Dengan penggabungan antara UOB dan Citibank ke depannya kita semakin agresif. Jadi boleh dibilang kita akan bisa mendekati double," katanya.

Baca Juga: Garuda Indonesia (GIAA) Tambah Frekuensi Lima Rute Penerbangan Internasional

Adapun akuisisi bisnis perbankan konsumer Citigroup di Indonesia dan integrasi penuh aset dan liabilitas Citibank Indonesia ke UOB Indonesia telah selesai pada Desember 2023 lalu. 

Untuk diketahui UOB Indonesia mencatat penurunan laba bersih sebesar 29% yoy menjadi Rp 674,96 miliar pada 2023. Merujuk pada laporan keuangannya, penurunan itu disebabkan beban operasional bank yang meningkat dari Rp 3,8 triliun pada 2022 menjadi Rp 5,01 triliun pada tahun 2023.

Kendati demikian pendapatan bunga bersih pada 2023 meningkat 5% secara tahunan menjadi Rp 5,19 triliun dari tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp 4,94 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi