Bank Victoria akan terbitkan surat utang Rp 350 M



JAKARTA. PT Bank Victoria International Tbk (Bank Victoria) berencana akan menerbitkan surat utang tahap I 2017 dengan total dana sebesar Rp 350 miliar. Surat utang ini terdiri dari obligasi sebesar Rp 300 miliar dan subordinasi sebesar Rp 50 miliar.

Untuk jenis obligasi mempunyai jangka waktu 5 tahun sedangkan untuk subordinasi mempunyai jangka waktu 7 tahun. Berdasarkan Pefindo, obligasi bank berkode BVIC ini mempunyai peringkat id A- (single A minus) sedangkan subordinasi adalah id BBB (tripe B).

Nantinya hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan usaha, terutama untuk penyaluran kredit dan penghimpunan dana jangka panjang. Sedangkan dari hasil subordinasi, bank ini akan menggunakannya untuk pemberian kredit dan memperkuat struktur permodalan.


Rusli, Wakil Direktur Utama Bank Victoria mengatakan, penerbitan surat utang ini merupakan alternatif sumber pendanaan jangka panjang bank.

“Saat ini rasio permodalan (CAR) kami masih di atas 20%, sebagian dari penerbitan surat utangini juga untuk membayar surat utang jatuh tempo sebesar Rp 200 miliar,” ujar Rusli kepada KONTAN, Jumat (26/5).

Pada 2017 ini bank ini menargetkan pertumbuhan laba sebesar 30% sampai 40%. Kenaikan laba akan disokong dari pertumbuhan pendapatan bunga bersih dari penyaluran kredit. Tahun ini, pertumbuhan kredit ditargetkan sebesar 13% secara tahunan atau year on year (yoy).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini