KONTAN.CO.ID - PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) menandai usia ke-120 tahun pada 18 April 2026 dengan memperkuat komitmen terhadap kepedulian lingkungan. Bekerja sama dengan Sukses Filantropi, BWS menjalankan program corporate social responsibilty (CSR) melalui penanaman 1.200 bibit mangrove bertajuk “Penanaman 1.200 Bibit Mangrove, Persembahan 120 Tahun Menjaga Hijau Negeri”. Penyerahan donasi dilakukan pada 21 April 2026 oleh CEO Bank Woori Saudara Han Chang Sik. Adapun penanaman mangrove akan dilaksanakan di Pulau Cangkir, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten. Han menjelaskan, jumlah bibit yang ditanam mencerminkan perjalanan perseroan selama lebih dari satu abad dalam tumbuh bersama masyarakat. Inisiatif ini juga diarahkan untuk mendukung upaya mitigasi perubahan iklim, khususnya dalam mengurangi emisi karbon. Pemilihan lokasi tersebut juga mempertimbangkan kondisi geografis yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa dan berada di wilayah pesisir. Secara ekologis, kawasan ini dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan ekosistem laut, termasuk habitat ikan dan terumbu karang. Selain itu, penanaman mangrove juga berfungsi melindungi garis pantai dari risiko abrasi.
Bank Woori Saudara (BWS) Tanam 1.200 Mangrove di Usia ke-120 Tahun
KONTAN.CO.ID - PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) menandai usia ke-120 tahun pada 18 April 2026 dengan memperkuat komitmen terhadap kepedulian lingkungan. Bekerja sama dengan Sukses Filantropi, BWS menjalankan program corporate social responsibilty (CSR) melalui penanaman 1.200 bibit mangrove bertajuk “Penanaman 1.200 Bibit Mangrove, Persembahan 120 Tahun Menjaga Hijau Negeri”. Penyerahan donasi dilakukan pada 21 April 2026 oleh CEO Bank Woori Saudara Han Chang Sik. Adapun penanaman mangrove akan dilaksanakan di Pulau Cangkir, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten. Han menjelaskan, jumlah bibit yang ditanam mencerminkan perjalanan perseroan selama lebih dari satu abad dalam tumbuh bersama masyarakat. Inisiatif ini juga diarahkan untuk mendukung upaya mitigasi perubahan iklim, khususnya dalam mengurangi emisi karbon. Pemilihan lokasi tersebut juga mempertimbangkan kondisi geografis yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa dan berada di wilayah pesisir. Secara ekologis, kawasan ini dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan ekosistem laut, termasuk habitat ikan dan terumbu karang. Selain itu, penanaman mangrove juga berfungsi melindungi garis pantai dari risiko abrasi.
TAG: