Bank Woori Saudara Fokus Jaga Fundamental di Tengah Penurunan Laba Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) atau BWS mengalami tekanan pada kuartal I-2026. Penurunan pendapatan bunga bersih menjadi salah satu faktor utama yang menekan laba perseroan di tengah upaya efisiensi operasional yang terus dilakukan.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, pendapatan bunga bersih BWS tercatat sebesar Rp 387,96 miliar. Angka ini turun 10,51% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan Rp 433,52 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, perseroan berhasil menekan beban operasional menjadi Rp 518,76 miliar dari sebelumnya Rp 572,74 miliar atau turun 9,43% yoy. Meski demikian, efisiensi tersebut belum mampu mengimbangi penurunan pendapatan yang terjadi pada awal tahun ini.


Akibatnya, laba operasional BWS turun cukup dalam. Hingga akhir Maret 2026, laba operasional tercatat sebesar Rp 137,16 miliar atau turun 32,72% yoy dibandingkan Rp 203,89 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan juga tercermin pada laba sebelum pajak yang turun 32,78% yoy menjadi Rp 137,20 miliar. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 106,82 miliar, anjlok 30,79% yoy dibandingkan Rp 154,33 miliar pada kuartal I-2025.

Baca Juga: Bank Woori Saudara Pertahankan Peringkat AAA(idn) dari Fitch Ratings

Dari sisi neraca, total aset perseroan turun menjadi Rp 54,18 triliun hingga akhir Maret 2026 dari posisi Rp 59,14 triliun pada akhir 2025. Liabilitas juga menyusut menjadi Rp 41,22 triliun dari sebelumnya Rp 46,27 triliun.

Meski demikian, ekuitas BWS masih mencatat kenaikan tipis menjadi Rp 12,95 triliun dibandingkan Rp 12,87 triliun pada akhir tahun lalu. Hal ini menunjukkan permodalan perseroan tetap terjaga di tengah tekanan profitabilitas.

Direktur BWS Moon Sungwon mengatakan perseroan akan terus fokus menjaga kualitas aset serta memperkuat manajemen risiko secara hati-hati guna menjaga keberlanjutan bisnis di tengah tantangan industri perbankan.

“BWS tetap berfokus pada penguatan fundamental jangka panjang melalui penerapan prinsip kehati-hatian, pengelolaan risiko yang terukur, serta optimalisasi layanan kepada nasabah. Dengan dukungan induk usaha dan basis bisnis yang tetap terjaga, Perseroan optimistis dapat terus memperkuat perannya dalam industri perbankan nasional,” ujar Moon Sungwon di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Sebagai bagian dari grup keuangan global Woori Financial Group melalui Woori Bank Korea, BWS juga memperoleh dukungan strategis dari induk usaha. Dukungan tersebut mencakup aspek permodalan, tata kelola perusahaan, manajemen risiko, pengembangan teknologi, hingga ekspansi bisnis ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News