JAKARTA. Tinggal sepuluh bulan waktu yang tersisa bagi industri perbankan untuk menuntaskan migrasi kartu anjungan tunai mandiri (ATM) atau debit berteknologi magnetik ke cip. Namun, naga-naganya bank kesulitan memenuhi tenggat waktu migrasi kartu debit/ATM tersebut pada 1 Januari 2016. Bank Indonesia (BI) bukan tidak peduli dengan kondisi ini. Pada Senin lalu (23/2), BI mengadakan pertemuan tertutup dengan 10 bank membahas proses migrasi kartu debit/ATM ini. Sepuluh bank yang hadir sebagian berasal dari bank umum yakni Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank BNI, Bank Central Asia (CA), Bank International Indonesia (BII). Lainnya dari bank pembangunan daerah, bank syariah, bank perkreditan rakyat serta kalangan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).
Bankir minta migrasi kartu debit ditunda
JAKARTA. Tinggal sepuluh bulan waktu yang tersisa bagi industri perbankan untuk menuntaskan migrasi kartu anjungan tunai mandiri (ATM) atau debit berteknologi magnetik ke cip. Namun, naga-naganya bank kesulitan memenuhi tenggat waktu migrasi kartu debit/ATM tersebut pada 1 Januari 2016. Bank Indonesia (BI) bukan tidak peduli dengan kondisi ini. Pada Senin lalu (23/2), BI mengadakan pertemuan tertutup dengan 10 bank membahas proses migrasi kartu debit/ATM ini. Sepuluh bank yang hadir sebagian berasal dari bank umum yakni Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank BNI, Bank Central Asia (CA), Bank International Indonesia (BII). Lainnya dari bank pembangunan daerah, bank syariah, bank perkreditan rakyat serta kalangan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).