Bankir Swiss Kalah Banding dalam Kasus Rekening Teman Dekat Putin



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Empat mantan bankir Gazprombank Swiss kalah dalam upaya banding atas vonis kasus pembukaan rekening untuk Sergei Roldugin, musisi sekaligus teman dekat Presiden Rusia Vladimir Putin. 

Mahkamah Agung Swiss menegaskan para bankir gagal menjalankan prinsip kehati-hatian dalam memverifikasi pemilik sebenarnya dana miliaran franc Swiss tersebut.

Putusan itu memperkuat vonis pengadilan Zurich pada 2023 yang menyatakan keempat bankir bersalah karena lalai memeriksa asal-usul dan kepemilikan dana dalam rekening Roldugin. Mereka dijatuhi hukuman denda percobaan dengan total lebih dari 450.000 franc Swiss.


Dalam putusannya, Mahkamah Agung Swiss menilai terdapat banyak alasan untuk meragukan bahwa dana tersebut benar-benar milik Roldugin.

Baca Juga: Goldman Sachs Larang Bankir Hong Kong Gunakan AI Anthropic, Ini Alasannya

Pengadilan menyebut musisi cello yang juga ayah baptis putri Putin itu diduga hanya menjadi "nominee" atau perantara untuk menyimpan dana pihak lain.

"Karena pelanggaran kewajiban kehati-hatian oleh pegawai bank, pemilik manfaat sebenarnya dari dana tersebut akhirnya tetap tidak jelas," demikian pernyataan pengadilan.

Kasus ini kembali menyoroti dugaan jaringan keuangan lingkaran dalam Putin di luar negeri. Roldugin termasuk tokoh yang dijatuhi sanksi oleh negara-negara Barat dan Swiss setelah invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.

Pengadilan juga menilai hubungan dekat Roldugin dengan Putin seharusnya membuat bank melakukan pemeriksaan lebih mendalam. Swiss mewajibkan bank menolak atau menghentikan hubungan bisnis jika ada keraguan terkait identitas pemilik dana.

Dalam persidangan sebelumnya terungkap Roldugin menyimpan jutaan franc Swiss di cabang Gazprombank di Zurich sepanjang 2014-2016. Rekening tersebut ditutup pada 2016, sementara operasional bank di Swiss berhenti pada 2024.

Baca Juga: Bankir Top Wall Street Jadi Incaran Pentagon, Apa yang Terjadi?

Otoritas Swiss mempertanyakan bagaimana rekening Roldugin bisa menerima dividen jutaan franc Swiss setiap tahun serta bagaimana ia memperoleh 20% saham perusahaan media bernilai lebih dari 100 juta franc Swiss.

Jaksa juga menyoroti pernyataan Roldugin kepada The New York Times bahwa dirinya bukan pebisnis dan tidak memiliki kekayaan miliaran.

Sementara itu, Kremlin membantah dana Roldugin terkait dengan Putin dan menyebut tuduhan tersebut sebagai bentuk "Putinophobia".

Pihak Gazprombank menyayangkan putusan Mahkamah Agung Swiss. Bank menilai keputusan itu menambah ketidakpastian dalam penerapan aturan uji tuntas perbankan yang sudah kompleks.