Bantu penanganan Covid-19 Jatim, Lippo Karawaci (LPKR) sumbangkan 25.000 APD



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah pada Selasa (23/6) merilis penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.051 orang. Dari angka tersebut, Jawa Timur (Jatim) menjadi provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi yakni 258 orang.

Diikuti DKI Jakarta dengan 160 kasus, Sulawesi Selatan dengan 154 kasus, Sumatra Utara dengan 117 kasus, Papua dengan 55 kasus, dan provinsi lainnya dengan jumlah kasus baru lebih rendah.

Karena itu, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tergerak untuk memberikan dukungan terhadap upaya pemerintah provinsi Jawa Timur (Jatim) dalam memerangi pandemi Covid-19.


Dukungan nyata tersebut diwujudkan dengan menyumbangkan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 25.000 bagi Polda Jatim agar penanganan Covid-19 lebih optimal.

Baca Juga: Emiten Properti Optimistis Penjualan akan Membaik Mulai Agustus

Rinciannya, LPKR memberikan donasi APD berupa 20.000 masker, 1.000 pelindung muka (face shield), dan alat kesehatan lain agar petugas terlindungi dalam membantu masyarakat memerangi Covid-19.

John Riady, CEO Lippo Karawaci, menyampaikan, dukungan LPKR terhadap Pemprov Jatim merupakan komitmen perusahaan untuk terus mendukung langkah pemerintah, termasuk pemerintah daerah dalam memerangi Covid-19.

Ini juga merupakan bentuk saling mendukung dari antar sektor untuk sama-sama memutus rantai penyebaran virus corona.

“Kami berharap bantuan ini akan bermanfaat bagi para petugas di daerah, sekaligus juga mengangkat semangat pemerintah daerah untuk bahu-membahu memerangi virus corona,” ujar John, kepada media, Rabu (24/6).

Sebelumnya, LPKR telah memberikan 300 alat rapid test kepada Pemkot Manado dalam mendukung misi dan program bersama melawan Covid-19. LPKR juga memberikan 4.400 swabs, VTM, test kits, dan PCR primers dan reagen ke 32 RSU DKI Jakarta. 

Grup Lippo juga memberikan bantuan reagent kepada Laboratorium Mikrobiologi Klinik RS PTN Unhas. Reagent yang bernama Fortitude 2.0 ini digunakan dalam pemeriksaan PCR untuk test swab nasopharynx dan oropharynx.

Hasil pemeriksaan dengan metode ini jauh lebih akurat untuk mendeteksi ada tidaknya Covid-19. Selain itu, Lippo Plaza Mampang juga telah diubah menjadi rumah sakit darurat dan tempat isolasi penderita Covid-19.

John Riady memastikan, seluruh anak usaha yang tergabung dalam Lippo Karawaci, selama pandemi Covid-19, telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, baik di area perkantoran, maupun di rumah sakit Siloam Hospital yang tersebar di berbagai daerah. Penerapan protokol kesehatan  yang ketat dilakukan untuk keamanan pasien, pengunjung, dokter, perawat, dan tenaga medis.

Editor: Yudho Winarto