Bantuan 41.000 reagen kit tiba, kapasitas tes swab di Jatim melonjak



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kembali mendapatkan bantuan berupa reagen polymerase chain reaction (PCR) kit sebanyak 41.000 dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).   "Alhamdulillah hari ini kami sudah mendapat kiriman dari BNPB. Saat ini, kebutuhan PCR kit memang paling dibutuhkan karena hasil validitasnya paling tinggi," ungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi pada Minggu (26/4) malam.

Baca Juga: Sudah 1.170 kendaraan diminta putar balik di 8 titik pintu masuk Jatim

Usai menerima bantuan reagen tersebut, pihaknya langsung mendistribusikan pada laboratorium tes PCR yang ditunjuk untuk melakukan tes swab di Jatim yang kini jumlahnya sudah ada 6. 


Baca Juga: Pemprov Jatim berlakukan PSBB Surabaya , Gresik & Sidoarjo mulai 28 April

Rinciannya, Institute of Tropical Disease (ITD) /RS Unair sebanyak 166 test per hari, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya 10.000 kit dengan kapasitas 186 test per hari.   Kemudian, untuk 4 laboratorium yang baru yaitu RSUD Dr. Soetomo sebanyak 5.000 kit dengan kapasitas 240-300 test per hari,  RS UB sebanyak 5.000 kit dengan kapasitas 100-150 test per hari, Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) sebanyak 10.000 kit dengan kapasitas 186 test per hari, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Surabaya sebanyak 1.000 kit dengan kapasitas 50-100 test per hari.   “Dengan adanya 6 lab di Jatim dan tambahan dukungan reagen PCR kit sebanyak 41.000 yang kami terima hari ini, maka kenaikan kapasitas lab di Jatim kini mampu melakukan 1.102 test swab per hari dan stok reagen aman hingga 37 hari kedepan” terang orang nomor satu di Jatim ini.   Khofifah menambahkan, 41.000 PCR kit itu diperuntukkan bagi mereka yang beresiko tinggi seperti para tenaga medis. Selain itu juga bagi mereka yang berstatus PDP dan belum melakukan swab test sebelumnya.    “Dengan tambahan bantuan reagen PCR kit ini kami berharap maka proses tes swab lewat dengan PCR bisa dilakukan dengan cepat. Kecepatan ini juga sangat mempengaruhi penanganan wabah covid-19, dan tentunya juga bisa membuat masyarakat lebih tenang,” harapnya.   Sementara itu, per Minggu (26/4) sore, di Jatim terdapat tambahan kasus positif baru sebanyak 18 orang sehingga total kumulatifnya menjadi 785 orang. Sedangkan untuk PDP terdapat 2.681 orang dengan sebaran diantaranya 1.004 di Surabaya, 172 orang di Sidoarjo dan 130 orang di Gresik. Untuk ODP tercatat hingga hari ini ada 18.350 orang.    Selain itu, dari total kasus positif covid-19 di Jatim terdapat 140 orang yang dinyatakan konversi negative atau sembuh atau setara 17,83%. Dari total pasien positif covid-19 tersebut terdapat 88 orang yang meninggal atau setara 11,21%.    “Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa Jatim telah siap menjelang pelaksanaan PSBB pada selasa besuk, karena baik APD maupun reagen PCR kit yang kita miliki sudah mencukupi,” imbuh mantan Menteri Sosial ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Markus Sumartomjon