Banyak Dijalani Selebriti dan Turis di Bali, Apa sih Tradisi Melukat Itu?



MOMSMONEY.ID - Berhasil membuat banyak orang penasaran, berikut adalah penjelasan singkat tentang apa itu tradisi Melukat di Bali.

Tradisi Melukat yang merupakan tradisi asli dari Bali menjadi populer di media sosial saat ini.

Menurut Wikipedia, melukat merupakan ritual yang digunakan untuk membersihkan jiwa dan pikiran manusia secara spiritual.


Media yang digunakan dalam tradisi ini adalah air sumber yang dipercaya suci dan bisa membersihkan jiwa oleh masyarakat Bali.

Melukat sendiri disarankan untuk dilakukan saat pagi hari. Sebab, pagi hari adalah saat di mana air yang berada pada sumber memiliki kesegaran.

Baca Juga: Kumpulan Twibbon Nyepi 2023, Jadikan Foto Profil dan Bagikan ke Orang Terdekat

Tentu saja, hal tersebut dapat membantu seseorang untuk lebih memperoleh kesegaran dalam jiwa dan raga.

Laman Now Bali menjelaskan, melukat berasal dari kata Jawa “lukat” yang berarti membersihkan atau menjernihkan. Dalam bahasa Indonesia sendiri juga memiliki makna melepaskan.

Ritual ini tak hanya bisa dilakukan sekali saja, seseorang juga bisa melakukan tradisi Melukat berkali-kali.

Tujuannya adalah untuk membuat seseorang tersebut menjadi lebih mudah dalam mempelajari cara untuk melepaskan energi buruk maupun pikiran-pikiran buruk.

Tambah lagi, tradisi Melukat bisa digunakan sebagai media untuk mendekatkan diri pada yang kuasa.

Melukat biasa dilakukan di air terjun, pantai, sungai yang suci, atau pun di rumah. Masyarakat luar Bali biasanya memilih untuk mengikuti tradisi pembersihan ini di air terjun atau situs melukat lainnya.

Baca Juga: Oasis dan 6 Drakor Ongoing Maret 2023, Jangan Kelewatan Ceritanya

Menariknya, ritual Melukat bukan hanya bisa dilakukan bagi pemeluk agama Hindu saja, namun masyarakat yang memeluk agama dan kepercayaan lain juga bisa melakukannya saat mengunjungi Bali.

Sebagai tips, pastikan tempat yang ingin dikunjungi untuk melukat juga menyediakan fasilitas melukat bagi umat lain selain umat Hindu, ya.

Jangan lupa juga untuk menyiapkan kain penutup atau kamen yang digunakan untuk menutup tubuh bagian bawah. Tak perlu khawatir, sebab biasanya kamen sendiri akan disediakan pada situs yang menyediakan fasilitas melukat bagi umum.

Ikuti semua ritual yang diberikan oleh pemangku sebagai pemandu ritual ini. Pemangku akan membantu untuk melakukan ritual Melukat dan melepaskan segala emosi, amarah, dan hal negatif.

Di beberapa tempat melukat, juga akan menyediakan gelang Tri Datu khas Bali yang dipercaya umat Hindu bisa menjauhkan diri dari hal-hal negatif.

Nah, itulah tadi penjelasan singkat mengenai sejarah Melukat dan popularitasnya saat ini. Tertarik mencoba?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Christ Penthatesia