KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi IV DPR RI menyetujui tambahan anggaran Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebesar Rp16,7 triliun untuk tahun anggaran 2027. Usulan tersebut telah disetujui dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian. Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto, menyetujui usulan tambahan tersebut saat membacakan simpulan rapat. "Usulan tambahan Badan Pangan Nasional Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp16,7 triliun, setuju," kata Titiek dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian di Gedung Parlemen,
Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Diketahui, Pagu anggaran Bapanas Tahun Anggaran 2027 berdasarkan surat bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan Nomor S-483/MK.03/2026 dan T-767/D.9/PP.04. 12/08/2026 tanggal 05 Agustus 2026 hal Pagu Anggaran Belanja Kementerian/Lembaga dan Dana Alokasi Khusus TA 2027, sebesar 161,09 miliar.
Baca Juga: Bapanas Usul Tambahan SPHP Jagung 150.000 Ton untuk Tekan Harga Pakan Peternak Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan dengan adanya tambahan anggaran tersebut nantinya akan mendukung berbagai program pangan pada 2027. Program itu mencakup bantuan pangan beras, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras dan jagung, bantuan pangan untuk bencana alam, hingga Gerakan Pangan Murah. "Apabila usulan kebutuhan anggaran tersebut dapat disetujui, akan kami melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain penyaluran bantuan pangan 735 ribu ton, penyaluran SPHP beras sebanyak 600 ribu ton, penyaluran SPHP jagung 100 ribu ton, bantuan beras bencana alam 10 ribu ton," ujar Amran. Selain itu, Bapanas menargetkan pelaksanaan 1.888 kegiatan Gerakan Pangan Murah di seluruh Indonesia. Amran juga menyebut Bapanas akan memfasilitasi distribusi pangan dari wilayah surplus ke wilayah defisit sebanyak 19.500 ton. Program lainnya mencakup pembinaan 125 lumbung pangan masyarakat dan pengembangan rumah pangan pada 1.571 kelompok.
Baca Juga: Bapanas Andalkan Stok Beras 5,25 Juta Ton Hadapi El Nino hingga Awal 2027 Kemudian, intervensi pengendalian daerah rawan pangan ditargetkan menjangkau 10.500 keluarga. Bapanas juga menyiapkan bantuan beras fortifikasi sebanyak 6.000 paket. Selain program tersebut, anggaran Bapanas akan digunakan untuk penguatan keamanan pangan segar, penyusunan regulasi dan rekomendasi kebijakan, serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bapanas. Dalam hasil pembahasan anggaran, Komisi IV DPR RI meminta Bapanas menstabilkan harga beras guna melindungi daya beli masyarakat.
Bapanas juga diminta berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk melakukan validasi ulang terhadap kebijakan desil agar penyaluran bantuan pangan tepat sasaran. Selain itu, Bapanas diminta memproses pelaku usaha beras fortifikasi yang melanggar ketentuan.
Baca Juga: Bapanas Ajukan Anggaran Rp 17,84 Triliun, Pagu Indikatif Rp 110 Miliar Masih Kurang Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News