JAKARTA. Biro Perasuransian Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) tengah berancang-ancang mengatur transparansi harga premi. Regulator menilai, aturan ini penting agar nasabah dapat mengetahui komponen-komponen pembentukan premi dan berapa besarannya. Komponen premi itu di antaranya adalah biaya risiko, biaya akuisisi nasabah, biaya administrasi dan umum, termasuk biaya memelihara polis. "Dengan begitu, nasabah perusahaan asuransi, baik jiwa maupun umum, akan merasa nyaman mempercayakan pengelolaan dana mereka," kata Isa Rachmatarwata, Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK kemarin. Selain itu, dengan mengetahui komponen pembentukan premi dan besarannya, nasabah juga dapat menilai perusahaan yang layak menjadi penanggung risiko mereka. Kondisi yang terjadi selama ini, masyarakat kerap mempertanyakan harga premi yang mereka bayar untuk menutup biaya atas risiko yang ditanggung perusahaan asuransi. "Situasinya begitu, masyarakat ingin tahu komponen apa saja dari harga premi, berapa yang digunakan untuk biaya risiko, biaya akuisisi nasabah, biaya administrasi dan umum," terang Isa.
Bapepam atur transparansi premi asuransi
JAKARTA. Biro Perasuransian Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) tengah berancang-ancang mengatur transparansi harga premi. Regulator menilai, aturan ini penting agar nasabah dapat mengetahui komponen-komponen pembentukan premi dan berapa besarannya. Komponen premi itu di antaranya adalah biaya risiko, biaya akuisisi nasabah, biaya administrasi dan umum, termasuk biaya memelihara polis. "Dengan begitu, nasabah perusahaan asuransi, baik jiwa maupun umum, akan merasa nyaman mempercayakan pengelolaan dana mereka," kata Isa Rachmatarwata, Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK kemarin. Selain itu, dengan mengetahui komponen pembentukan premi dan besarannya, nasabah juga dapat menilai perusahaan yang layak menjadi penanggung risiko mereka. Kondisi yang terjadi selama ini, masyarakat kerap mempertanyakan harga premi yang mereka bayar untuk menutup biaya atas risiko yang ditanggung perusahaan asuransi. "Situasinya begitu, masyarakat ingin tahu komponen apa saja dari harga premi, berapa yang digunakan untuk biaya risiko, biaya akuisisi nasabah, biaya administrasi dan umum," terang Isa.