JAKARTA. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) akhirnya menetapkan daftar proyek yang akan masuk dalam daftar rencana prioritas pinjaman luar negeri (DRPPLN) tahun 2017. Dalam daftar yang populer disebut green book 2017 tersebut, ada 25 proyek yang pinjamannya masuk dalam daftar prioritas. Nilai total pinjaman mencapai US$ 6,069 miliar. Berdasarkan data green book 2017 yang diperoleh KONTAN, pinjaman akan digunakan untuk membiayai 13 proyek infrastruktur dengan nilai US$ 5,17 miliar serta 12 program non infrastruktur. Untuk yang terakhir ini, nilainya US$ 891,1 juta. Proyek infrastruktur yang masuk di dalam daftar proyek green book seperti pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan fase III. Nilai pinjaman untuk proyek ini mencapai US$ 156 juta, dan akan ditutup oleh China Exim Bank. Sebagai dana pendamping, pemerintah juga menyiapkan anggaran US$ 223 juta bagi pembangunan proyek ruas tol ini.
Bappenas tuntaskan seleksi proyek US$6,06 miliar
JAKARTA. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) akhirnya menetapkan daftar proyek yang akan masuk dalam daftar rencana prioritas pinjaman luar negeri (DRPPLN) tahun 2017. Dalam daftar yang populer disebut green book 2017 tersebut, ada 25 proyek yang pinjamannya masuk dalam daftar prioritas. Nilai total pinjaman mencapai US$ 6,069 miliar. Berdasarkan data green book 2017 yang diperoleh KONTAN, pinjaman akan digunakan untuk membiayai 13 proyek infrastruktur dengan nilai US$ 5,17 miliar serta 12 program non infrastruktur. Untuk yang terakhir ini, nilainya US$ 891,1 juta. Proyek infrastruktur yang masuk di dalam daftar proyek green book seperti pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan fase III. Nilai pinjaman untuk proyek ini mencapai US$ 156 juta, dan akan ditutup oleh China Exim Bank. Sebagai dana pendamping, pemerintah juga menyiapkan anggaran US$ 223 juta bagi pembangunan proyek ruas tol ini.