KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan Indonesia telah berada dalam jebakan kelas menengah (middle-income trap) selama lebih dari 30 tahun. Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan kondisi tersebut menunjukkan Indonesia tidak cukup hanya berupaya keluar dari jebakan kelas menengah, tetapi juga harus mampu benar-benar meninggalkan posisi tersebut untuk dapat mencapai status negara berpendapatan tinggi. "Saya mendengar bahwa kita sudah lebih dari 30 tahun berada dalam jebakan kelas menengah," ujar Rachmat dalam acara Bappenas-ADBI Joint Conference on Asian Countries' Long Term Development Visions, Rabu (9/9/2026).
Bappenas Ungkap Indonesia Sudah Lebih dari 30 Tahun Terjebak di Kelas Menengah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan Indonesia telah berada dalam jebakan kelas menengah (middle-income trap) selama lebih dari 30 tahun. Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan kondisi tersebut menunjukkan Indonesia tidak cukup hanya berupaya keluar dari jebakan kelas menengah, tetapi juga harus mampu benar-benar meninggalkan posisi tersebut untuk dapat mencapai status negara berpendapatan tinggi. "Saya mendengar bahwa kita sudah lebih dari 30 tahun berada dalam jebakan kelas menengah," ujar Rachmat dalam acara Bappenas-ADBI Joint Conference on Asian Countries' Long Term Development Visions, Rabu (9/9/2026).