JAKARTA. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengusulkan penghentian sementara alias moratorium pembangunan properti, seperti mal dan apartemen, di wilayah Jakarta tiga sampai lima tahun. Alasan Bappenas, moratorium tersebut untuk menciptakan magnet pembangunan di daerah lain. “Pemerintah harus mengembangkan daerah lain di luar Jawa, sehingga orang tidak lagi mencari kehidupan yang lebih baik ke Jawa khususnya ke Jakarta,” kata Max Hasudungan Pohan, Deputi Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah Bappenas, Selasa (6/9). Bappenas menilai, Jakarta sudah terlampau sesak oleh pelbagai pembangunan properti, semisal pusat perbelanjaan dan hunian jangkung. Lembaga perencana pembangunan ini optimistis, moratorium pembangunan properti di Ibukota bisa menghambat arus urbanisasi yang sekarang mengalir begitu deras.
Bappenas usul moratorium properti di Jakarta
JAKARTA. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengusulkan penghentian sementara alias moratorium pembangunan properti, seperti mal dan apartemen, di wilayah Jakarta tiga sampai lima tahun. Alasan Bappenas, moratorium tersebut untuk menciptakan magnet pembangunan di daerah lain. “Pemerintah harus mengembangkan daerah lain di luar Jawa, sehingga orang tidak lagi mencari kehidupan yang lebih baik ke Jawa khususnya ke Jakarta,” kata Max Hasudungan Pohan, Deputi Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah Bappenas, Selasa (6/9). Bappenas menilai, Jakarta sudah terlampau sesak oleh pelbagai pembangunan properti, semisal pusat perbelanjaan dan hunian jangkung. Lembaga perencana pembangunan ini optimistis, moratorium pembangunan properti di Ibukota bisa menghambat arus urbanisasi yang sekarang mengalir begitu deras.