KONTAN.CO.ID - MAGETAN. Ada saja cara petani untuk mempertahankan areal sawah mereka dari serangan tikus. Selama ini, petani kerap dianjurkan menggunakan racun tikus. Namun ada juga kearifan lokal yang tidak kalah dengan racun tikus tapi dengan biaya murah, malah hanya butuh tenaga yakni memelihara burung hantu pemangsa tikus. Salah seorang petani di Magetan, Jawa Timur beranama Santosa (52) telah melakukannya. Santosa memulai harinya dengan memastikan dua rumah-rumahan dari kayu diletakkan sedemikian rupa di depan rumahnya. Rumah-rumahan kayu tersebut berdiameter panjang 70 sentimeter (cm), lebar 40 cm dan tinggi 40 cm. Rumah-rumahan kayu tersebut disebut pagupon. "Ada sekat ruang di dalam dan kita lapis rumah ini dengan karpet untuk talang air biar kondisi di alam lebih gelap,” ujar warga Desa Purworejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur tersebut, Senin (21/01).
Basmi hama tikus, petani manfaatkan burung hantu ketimbang racun tikus
KONTAN.CO.ID - MAGETAN. Ada saja cara petani untuk mempertahankan areal sawah mereka dari serangan tikus. Selama ini, petani kerap dianjurkan menggunakan racun tikus. Namun ada juga kearifan lokal yang tidak kalah dengan racun tikus tapi dengan biaya murah, malah hanya butuh tenaga yakni memelihara burung hantu pemangsa tikus. Salah seorang petani di Magetan, Jawa Timur beranama Santosa (52) telah melakukannya. Santosa memulai harinya dengan memastikan dua rumah-rumahan dari kayu diletakkan sedemikian rupa di depan rumahnya. Rumah-rumahan kayu tersebut berdiameter panjang 70 sentimeter (cm), lebar 40 cm dan tinggi 40 cm. Rumah-rumahan kayu tersebut disebut pagupon. "Ada sekat ruang di dalam dan kita lapis rumah ini dengan karpet untuk talang air biar kondisi di alam lebih gelap,” ujar warga Desa Purworejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur tersebut, Senin (21/01).