JAKARTA. PT Metro Batavia tak mau ketinggalan dalam mengembangkan sayap ekspansi bisnis tahun ini. Pemilik operator penerbangan Batavia Air tersebut saat ini tengah mempersiapkan pengadaan delapan armada baru. Menurut Juru Bicara Batavia Air Edi Haryono, penambahan armada baru ini bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan penumpang serta persaingan di industri penerbangan. Ke delapan armada baru ini akan terdiri dari dua unit Airbus A330-200, satu unit Airbus A319, satu unit Airbus A320, dan empat unit Boeing 737-400 dan Boeing 737-300. "Yang paling dekat, Airbus A330-200 akan datang 2 Juli nanti," ujar Edi Haryono kepada KONTAN, kemarin (9/6). Penambahan armada ini jelas akan memperkuat jumlah pesawat Batavia Air yang saat ini mencapai 36 unit. Sebanyak enam pesawat merupakan jenis Airbus. Sementara sisanya merupakan jenis Boeing. Sayang, Edi enggan membocorkan investasi yang digelontorkan untuk ekspansi ini. Yang jelas, biaya pembuatan satu unit Boeing 737-300 dan Boeing 737-400 bisa mencapai US$ 25 juta. Pengadaan pesawat ini akan dibiayai melalui sistem sewa beli (leasing) dan sewa. Menurut Edi, seluruh armada ini tidak serta-merta akan beroperasi setiap hari. Saban hari Batavia Air mengoperasikan 23 unit pesawat. "Kami akan mengerahkan semua armada di saat penumpang membeludak," terang Edi. Peningkatan penumpang biasa terjadi saat musik liburan sekolah, tahun baru Imlek, hari raya Natal, dan hari raya Lebaran. Selain akan menambah jumlah armada, Batavia Air juga siap menambah rute. Sekarang, maskapai milik Yudiawan Tansari ini memiliki 37 rute yang terdiri dari 35 rute domestik dan dua rute internasional. Sementara jadwal penerbangan yang berlangsung setiap harinya bisa mencapai 160 kali. Agustus nanti, Batavia Air akan menambah satu rute internasional lagi ke Timur Tengah.Dengan sederet ekspansi tersebut, Batavia Air berharap jumlah rata-rata penumpang harian bisa meningkat 30% dari 17.000 orang menjadi 22.000 orang. "Sehingga target kinerja kami tahun ini bisa meningkat 10%-20%," tukas Edi.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Batavia Air Siap Tambah Delapan Armada Baru
JAKARTA. PT Metro Batavia tak mau ketinggalan dalam mengembangkan sayap ekspansi bisnis tahun ini. Pemilik operator penerbangan Batavia Air tersebut saat ini tengah mempersiapkan pengadaan delapan armada baru. Menurut Juru Bicara Batavia Air Edi Haryono, penambahan armada baru ini bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan penumpang serta persaingan di industri penerbangan. Ke delapan armada baru ini akan terdiri dari dua unit Airbus A330-200, satu unit Airbus A319, satu unit Airbus A320, dan empat unit Boeing 737-400 dan Boeing 737-300. "Yang paling dekat, Airbus A330-200 akan datang 2 Juli nanti," ujar Edi Haryono kepada KONTAN, kemarin (9/6). Penambahan armada ini jelas akan memperkuat jumlah pesawat Batavia Air yang saat ini mencapai 36 unit. Sebanyak enam pesawat merupakan jenis Airbus. Sementara sisanya merupakan jenis Boeing. Sayang, Edi enggan membocorkan investasi yang digelontorkan untuk ekspansi ini. Yang jelas, biaya pembuatan satu unit Boeing 737-300 dan Boeing 737-400 bisa mencapai US$ 25 juta. Pengadaan pesawat ini akan dibiayai melalui sistem sewa beli (leasing) dan sewa. Menurut Edi, seluruh armada ini tidak serta-merta akan beroperasi setiap hari. Saban hari Batavia Air mengoperasikan 23 unit pesawat. "Kami akan mengerahkan semua armada di saat penumpang membeludak," terang Edi. Peningkatan penumpang biasa terjadi saat musik liburan sekolah, tahun baru Imlek, hari raya Natal, dan hari raya Lebaran. Selain akan menambah jumlah armada, Batavia Air juga siap menambah rute. Sekarang, maskapai milik Yudiawan Tansari ini memiliki 37 rute yang terdiri dari 35 rute domestik dan dua rute internasional. Sementara jadwal penerbangan yang berlangsung setiap harinya bisa mencapai 160 kali. Agustus nanti, Batavia Air akan menambah satu rute internasional lagi ke Timur Tengah.Dengan sederet ekspansi tersebut, Batavia Air berharap jumlah rata-rata penumpang harian bisa meningkat 30% dari 17.000 orang menjadi 22.000 orang. "Sehingga target kinerja kami tahun ini bisa meningkat 10%-20%," tukas Edi.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News