KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Batavia AM) memandang prospek pertumbuhan dana kelolaan reksadana pada semester II/2026 masih cukup positif. Perusahaan melihat potensi pemulihan pasar pada paruh kedua tahun ini dapat menopang pertumbuhan industri reksadana. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai aset kelolaan (AUM) industri pengelolaan investasi mencapai Rp 1.025,12 triliun per Juli 2026, meningkat 2,08% secara month to month (mtm), meski masih turun 1,69% secara year to date (ytd). Sementara itu, Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana tercatat sebesar Rp 663,26 triliun, naik 1,59% mtm, tetapi masih terkoreksi 1,79% ytd. Padahal, pada Januari 2026, AUM industri sempat mencapai Rp 1.081,47 triliun atau tumbuh 3,71% mtm dan ytd. Adapun NAB reksadana pada periode tersebut tercatat sebesar Rp 714,04 triliun atau meningkat 5,73% mtm dan ytd.
Batavia AM Optimis Dana Kelolaan Reksadana Masih Tumbuh Semester II 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Batavia AM) memandang prospek pertumbuhan dana kelolaan reksadana pada semester II/2026 masih cukup positif. Perusahaan melihat potensi pemulihan pasar pada paruh kedua tahun ini dapat menopang pertumbuhan industri reksadana. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai aset kelolaan (AUM) industri pengelolaan investasi mencapai Rp 1.025,12 triliun per Juli 2026, meningkat 2,08% secara month to month (mtm), meski masih turun 1,69% secara year to date (ytd). Sementara itu, Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana tercatat sebesar Rp 663,26 triliun, naik 1,59% mtm, tetapi masih terkoreksi 1,79% ytd. Padahal, pada Januari 2026, AUM industri sempat mencapai Rp 1.081,47 triliun atau tumbuh 3,71% mtm dan ytd. Adapun NAB reksadana pada periode tersebut tercatat sebesar Rp 714,04 triliun atau meningkat 5,73% mtm dan ytd.