JAKARTA. Produksi bawang putih lokal yang masih rendah membuat impor bawang putih masih merajalela. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 97,65% atau 174,706 ton impor bawang putih datang dari negeri tirai bambu. Impor bawang putih pada periode Januari 2011 hingga Juni 2011 tercatat sebanyak 178,9 ton dengan nilai US$ 132,77 juta. Pada 2010 lalu, impor bawang putih nasional mencapai 361,174 ton dengan nilai US$ 245,9 juta. Dodi, salah seorang pedagang bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati mengatakan 30 ton bawang putih yang dia perdagangkan setiap bulannya berasal dari China. Dodi mengatakan bawang putih asal China ini lebih digemari konsumen karena ukurannya yang lebih besar dan harganya lebih murah.
Bawang putih China kuasai 96% pasar Indonesia
JAKARTA. Produksi bawang putih lokal yang masih rendah membuat impor bawang putih masih merajalela. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 97,65% atau 174,706 ton impor bawang putih datang dari negeri tirai bambu. Impor bawang putih pada periode Januari 2011 hingga Juni 2011 tercatat sebanyak 178,9 ton dengan nilai US$ 132,77 juta. Pada 2010 lalu, impor bawang putih nasional mencapai 361,174 ton dengan nilai US$ 245,9 juta. Dodi, salah seorang pedagang bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati mengatakan 30 ton bawang putih yang dia perdagangkan setiap bulannya berasal dari China. Dodi mengatakan bawang putih asal China ini lebih digemari konsumen karena ukurannya yang lebih besar dan harganya lebih murah.