Bayu Buana optimistis omzet tumbuh 30%



JAKARTA. Pesatnya pertumbuhan industri pariwisata menyokong bisnis perusahaan jasa perjalanan. Tak heran, PT Bayu Buana Tbk optimistis bisa meraih pertumbuhan pendapatan sebesar 30% pada tahun ini. Sekedar gambaran, perusahaan agent travel berkode BAYU ini memperkirakan pendapatan tahun lalu mencapai Rp 1,4 triliun. Artinya, sampai akhir tahun ini, perusahaan mematok pendapatan sebesar Rp 1,82 triliun.Demi meraih target itu, Bayu Buana akan mengembangkan semua lini bisnisnya, yaitu corporate travel management services, outbound tour, dan inbound tour.Director Bussines & Development Bayu Buana Agustinus Pake Seko memaparkan, di lini corporate travel management services, Bayu akan memperluas target pasar, dengan meluncurkan Booking Platform. Ini adalah layanan online booking produk perjalanan, khusus small medium interprise. "Sebelumnya, kami hanya melayani perusahaan besar,  kali ini kami juga mau menggarap perusahaan kecil dan medium, dengan nilai pembelian di bawah Rp 500 juta," paparnya. Agustinus bilang, layanan Booking Platform ini akan diluncurkan pada Maret mendatang. Booking Platform akan menawarkan produk perjalanan lengkap, seperti air ticket, hotel, transfer, tour, serta asuransi.Sementara, di lini bisnis outbound tour, Bayu Buana berencana menambah beberapa destinasi wisata baru ke berbagai negara, dan memperbanyak jaringan atau chanel penjualan. Sayang, Agustinus enggan membocorkan destinasi baru wisata yang akan dibuka tahun ini.Daerah tujuan wisata inbound tour pun akan ditambang. Tahun ini, Bayu Buana akan mendatangkan turis asal Asia menuju Yogyakarta dan Bali. Tahun lalu, daerah tujuan wisata inbound hanya Bali. Kata Agustinus, wilayah Yogyakarta dipilih, karena infrastruktur cukup memadai dibandingkan kota-kota besar lain di Indonesia. Supaya bisa mendatangkan lebih banyak turis mancanegara ke Indonesia, Bayu Buana pun membuka perwakilan di beberapa negara di kawasan Asia. Namun, Agustinus belum mau menyebutkan negara-negara tersebut.Yang jelas, dengan serangkaian strategi yang diterapkan, dia berharap, ketiga lini bisnis itu bisa memberikan kontribusi yang berimbang terhadap pendapatan perusahaan tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Dupla Kartini