BAZNAS Gandeng BSI Permudah Kurban dan DAM Haji Secara Digital



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menghadirkan fitur Menu Kurban dan Pembayaran DAM Haji pada aplikasi BYOND by BSI. 

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengatakan, kolaborasi ini merupakan bagian dari transformasi layanan kurban agar semakin mudah diakses masyarakat luas melalui platform digital.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan kurban dan pembayaran DAM yang aman, transparan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beribadah. Digitalisasi ini diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi kepada saudara-saudara yang membutuhkan di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (11/5/2026).


Baca Juga: Minat Investasi Emas Tinggi, OJK Optimistis Pembiayaan Emas Multifinance Meningkat

Tahun ini BAZNAS mengusung kampanye “Kurban Berkah Berdayakan Desa” dengan melibatkan peternak binaan di berbagai wilayah Indonesia sebagai penyedia hewan kurban. Program tersebut tidak hanya mempermudah masyarakat menunaikan ibadah kurban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui pemberdayaan peternak lokal dan penguatan rantai ekonomi umat.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengatakan, inovasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah digital sekaligus memudahkan masyarakat menunaikan ibadah kurban dan pembayaran DAM Haji secara praktis, aman, dan transparan dalam satu genggaman.

Menurutnya, melalui kolaborasi ini, masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam beribadah, tetapi juga ikut berkontribusi memperluas manfaat sosial bagi masyarakat kurang mampu di berbagai daerah Indonesia. Terlebih DAM dan kurban dibayarkan dalam nilai rupiah sehingga memperkuat mata uang nasional. 

Dana DAM dan kurban yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan dioptimalkan untuk mendukung program peningkatan kesejahteraan umat di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut Bob mengatakan, BYOND by BSI terus dikembangkan sebagai superapps finansial, sosial, dan spiritual yang mampu menghadirkan kemudahan layanan syariah bagi masyarakat.

Baca Juga: BRI Telah Menyalurkan Pembiayaan Social Loan Rp 718,8 Triliun Hingga Maret 2026

“Melalui fitur ini, nasabah dapat melakukan pembayaran DAM Haji dan kurban dengan lebih praktis, cepat, dan transparan. Nasabah juga dapat memantau prosesnya mulai dari pemilihan hewan hingga penyalurannya. Ini merupakan bagian dari komitmen BSI menghadirkan layanan digital yang tidak hanya modern, tetapi juga memberikan nilai sosial dan spiritual,” jelas Bob.

Ia optimistis kolaborasi BSI dan BAZNAS akan semakin meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berkurban dan memperkuat literasi keuangan sosial syariah di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Bina Jemaah Haji Reguler Kemenhaj RI H.M. Afief Mundzir menyampaikan, transformasi digital yang dilakukan Kementerian Haji bersama BAZNAS dan BSI merupakan langkah strategis untuk memudahkan masyarakat menunaikan kurban dan DAM sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi umat.

"Kita (Indonesia) punya potensi besar yang saat ini mungkin belum tergarap secara baik dan saat inilah kemudian menjadi titik awal dan titik tonggak bersama untuk menuju peradaban besar di Republik ini melalui sektor filantropi bersama dengan BAZNAS dan BSI," ujarnya.

Afief menjelaskan, Indonesia telah memberikan pilihan kepada jemaah haji terkait pelaksanaan DAM, baik dilakukan di Arab Saudi maupun di Indonesia.

"Untuk DAM yang dilaksanakan di Tanah Air, penyalurannya akan dikelola bersama BAZNAS dan BSI agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: BSI Gandeng Muhammadiyah Percepat Digitalisasi Sekolah Islam Lewat EduMu

Adapun tata cara pembayaran DAM Haji dan kurban melalui BYOND by BSI yaitu nasabah login ke aplikasi BYOND by BSI, memilih menu “Berbagi”, kemudian klik banner “Bayar DAM”. Selanjutnya nasabah memilih jenis hewan, memasukkan nominal dan doa, melakukan konfirmasi data, memasukkan PIN, dan transaksi selesai dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News