KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham BBHI dan TFAS menjadi saham unggulan dengan peningkatan harga tertinggi sepanjang tahun 2021. Untuk tahun 2022, apakah saham BBHI dan TFAS masih layak dikoleksi dan bisa memberikan keuntungan tinggi? BBHI dan TFAS adalah penghuni top gainers Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak awal tahun hingga Senin (27/12). BBHI adalah kode saham saham PT Allo Bank Indonesia Tbk. BBHI adalah saham perbankan milik konglomerat Chairul Tanjung yang melesat 3.105,34% sejak awal tahun atau secara year-to-date (ytd). Pada perdagangan Senin 27 Desember 2021, harga saham BBHI ditutup stagnan di level 6.925.
TFAS adalah kode saham PT Telefast Indonesia Tbk. Harga saham TFAS melonjak 2.677,78% sejak awal tahun. Pada perdagangan Senin 27 Desember 2021, harga saham TFAS ditutup di level 5.000, naik 30 poin atau 0,60% dari sehari sebelumnya. Setelah saham BBHI dan TFAS, saham PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) menempati posisi ketiga dengan pertumbuhan 1.361,21%. Di posisi keempat dan kelima diisi oleh PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) dengan kenaikan 1.005,93% dan PT MNC Studios International Tbk (MSIN) yang melejit 1.000,56%.