JAKARTA. Sampai saat ini capaian transaksi olein terhitung paling kecil diantara produk komoditas multilateral lainnya milik Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Namun di sisa tahun 2016 fokus BBJ dipusatkan pada upaya menggenjot transaksi multilateral produk turunan crude palm oil (CPO) ini. Mengutip situs resmi www.bbj-jfx.com, Rabu (21/9) pukul 11.43 WIB harga CPO kontrak pengiriman Oktober 2016 di BBJ untuk produk OLE 10 ton stagnan di level Rp 10.730 per kg sejalan dengan harga produk OLE 20 ton yang bertahan di level Rp 10.715 per kg. Hanya saja sejak akhir tahun 2015 lalu, harga produk OLE 20 ton sudah terbang 39,15% dan OLE 10 tahun melambung 35,39%. Isa Abiyasa Djohari, Plt Kepala Divisi Riset dan Pengembangan Usaha BBJ menyampaikan alasan BBJ memusatkan perhatian pada olein karena kesiapan produk ini dilepas ke pasar. Standarisasinya sudah diatur dengan jelas sebab ia merupakan bahan baku utama minyak goreng.
BBJ fokus pada olein di pengujung 2016
JAKARTA. Sampai saat ini capaian transaksi olein terhitung paling kecil diantara produk komoditas multilateral lainnya milik Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Namun di sisa tahun 2016 fokus BBJ dipusatkan pada upaya menggenjot transaksi multilateral produk turunan crude palm oil (CPO) ini. Mengutip situs resmi www.bbj-jfx.com, Rabu (21/9) pukul 11.43 WIB harga CPO kontrak pengiriman Oktober 2016 di BBJ untuk produk OLE 10 ton stagnan di level Rp 10.730 per kg sejalan dengan harga produk OLE 20 ton yang bertahan di level Rp 10.715 per kg. Hanya saja sejak akhir tahun 2015 lalu, harga produk OLE 20 ton sudah terbang 39,15% dan OLE 10 tahun melambung 35,39%. Isa Abiyasa Djohari, Plt Kepala Divisi Riset dan Pengembangan Usaha BBJ menyampaikan alasan BBJ memusatkan perhatian pada olein karena kesiapan produk ini dilepas ke pasar. Standarisasinya sudah diatur dengan jelas sebab ia merupakan bahan baku utama minyak goreng.