BCA Bidik Perluasan Nasabah dan Pertumbuhan Kinerja dari Promo Travel



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memanfaatkan momentum tingginya minat masyarakat bepergian ke luar negeri untuk mendorong pertumbuhan pendapatan berbasis komisi (fee based income).

Pada kuartal I-2026, pendapatan fee and commissions BCA tumbuh 14,2% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 5,5 triliun. Untuk memperkuat kinerja pos ini, BCA meluncurkan berbagai promo. Salah satunya melalui penyelenggaraan BCA Australia Travel Fair pada 23–26 April 2026 di Main Atrium Gandaria City Mall, Jakarta.

Ajang ini menghadirkan berbagai promo transaksi sekaligus memfasilitasi kebutuhan nasabah yang ingin berwisata ke Australia. Executive Vice President Transaction Banking Business Development BCA Norisa mengatakan, kolaborasi dengan Tourism Australia ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperkuat transaksi nasabah, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan perjalanan.


Baca Juga: BCA Singapore Airlines Travel Fair Tebar Promo Cashback hingga Cicilan 0%

“Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen kami menghadirkan proses yang lebih mudah, praktis, dan bertabur penawaran menarik bagi nasabah yang ingin bepergian ke Australia,” ujar Norisa dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (24/4/2026).

Dalam pameran ini, pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan Aussie Specialist, yakni konsultan perjalanan bersertifikat untuk destinasi Australia. Selain itu, tersedia berbagai aktivitas interaktif yang dapat dinikmati oleh keluarga.

BCA juga menawarkan sejumlah promo selama acara berlangsung, antara lain cashback hingga Rp 5 juta untuk transaksi menggunakan Paylater di myBCA dan kartu kredit BCA, tiket pesawat ke Australia mulai dari Rp 7 juta, serta program cicilan 0% dengan tenor 3, 6, dan 12 bulan.

Tak hanya itu, nasabah juga dapat menikmati berbagai penawaran khusus melalui beragam metode pembayaran BCA seperti kartu debit, QRIS di myBCA, BCA mobile, Sakuku, hingga penukaran reward BCA. Perseroan juga menghadirkan penawaran perlindungan tambahan dari BCAinsurance.

Mengacu pada Consumer Demand Project 2025 dari Tourism Australia, lebih dari separuh wisatawan Indonesia mempertimbangkan untuk berkunjung ke Australia dalam empat tahun ke depan.

Baca Juga: BCA Cetak Laba Bersih Rp 9,2 Triliun per Februari 2026

Regional General Manager Tourism Australia untuk Asia Selatan dan Asia Tenggara Jennifer Doig menyebut, tingginya minat tersebut turut mendorong kembali digelarnya travel fair ini.

Ia menambahkan, tren wisata yang berkembang saat ini mencakup sportcation atau perjalanan wisata yang dikombinasikan dengan aktivitas olahraga, hingga paket wisata ramah Muslim yang semakin diminati wisatawan Indonesia.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi wisatawan Indonesia untuk menjelajahi berbagai destinasi unggulan di Australia,” ujarnya.

BCA Australia Travel Fair 2026 tidak hanya menawarkan tiket pesawat dan paket wisata umum, tetapi juga mengakomodasi berbagai tren perjalanan, mulai dari liburan keluarga hingga paket wisata berbasis minat khusus.

Baca Juga: BCA Dorong Ekonomi Desa Wisata dan UMKM Lewat Program Genera-Z Berbakti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: