KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam mendorong sektor Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) untuk naik kelas. Hal tersebut tergambar dalam pameran BCA Expoversary 2026 yang berlangsung pada 5-8 Februari 2026 di ICE BSD, Tangerang. Executive Vice President (EVP) Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengungkapkan BCA Expoversary 2026 tidak hanya menawarkan promo bunga murah dan diskon harga kepada pengunjung. Namun, BCA memanfaatkan event ini sebagai peluang kolaborasi dengan pelaku UMKM agar semakin dikenal masyarakat luas. Tercatat, BCA Expoversary 2026 mendatangkan lebih dari 50 UMKM binaan, yang kerap dikenal UMKM Bangga Lokal, pada
tenant khusus di Hall 1-3, ICE BSD. Pengunjung pun tampak memadati area tersebut selama
event berlangsung.
“Dan itu konsisten juga kita akan terus lanjutkan memberikan ruang untuk UMKM-UMKM,” kata Hera kepada Kontan, Jumat, 6 Februari 2026 di ICE BSD. Lebih lanjut, Hera menilai UMKM memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Melalui UMKM, ia optimistis tenaga kerja bakal semakin terserap dan roda perputaran ekonomi makin bergulir. Ditambah, UMKM semakin banyak memberdayakan perempuan sebagai upaya peningkatan ekonomi keluarga. Sementara itu, Hera mengatakan BCA turut mendukung UMKM melalui kredit pembiayaan. Tercatat, BCA memiliki postur kredit kepada sektor berkelanjutan, salah satunya UMKM, sebanyak 25% dari total kredit. Dengan pencapaian tersebut, Hera menyebut masih ada potensi untuk memperluas pembiayaan kepada UMKM. Pembiayaan ini didukung juga dengan program BCA lainnya, salah satunya
special rate untuk bunga sekitar 3% selama 3 bulan pada Hari Kartini. “Artinya masih ada potensi yang sangat besar. Kita tidak melihat itu hanya sebuah UMKM. Tapi kita melihat bagaimana
multiplier effect UMKM ini,” sambung Hera. Di sisi lain, dukungan UMKM ini tidak hanya pada event BCA Expoversary 2026. Hera menambahkan, BCA selalu mempromosikan UMKM kepada mitra kerja agar mereka semakin tumbuh dan punya akses yang semakin luas. “Dan itu tentu akan membuat mereka terus memutar ekonominya dan termotivasi untuk terus membuat sesuatu karya yang lebih baik,” kata Hera. Dukung Desa Wisata Semakin Mandiri Melalui BCA Expoversary 2026, BCA turut mendukung desa binaan semakin mandiri. Hera merinci ada 28 desa BCA binaan untuk menjadi desa wisata. Desa ini tidak hanya dikenalkan kulturnya, tetapi juga produk usahanya agar masyarakat sekitar semakin diberdayakan. Salah satu program BCA untuk desa binaan ini adalah Rumah Pangan Hidup. Hera menjelaskan program yang sudah berjalan di lima titik di Indonesia ini, dikembangkan agar desa semakin mandiri dalam kemampuan mengolah pangan dan menahan laju inflasi oleh bahan pangan seperti cabai, bawang, dan beras. Hera menyebtukan salah satu Desa binaan BCA yang sukses adalah Desa Cikoneng, di mana penjualan kopinya tumbuh mencapai 300%. Menurut Hera, program binaan ini memberikan manfaat besar untuk pertumbuhan desa yang lebih efektif karena ekonomi dan infrastruktur desa tumbuh secara mandiri. “Itu adalah program yang sebenarnya pilot
project sejak tahun lalu, Jadi itu yang mudah-mudahan replikasi ini bisa dilakukan di banyak desa, di desa binaan BCA khususnya terlebih dahulu. Dan selain itu, mereka juga mengalami
over supply, sehingga mereka bisa menjual itu ke pasar,” ungkap Hera. Dalam BCA Expoversary 2026, BCA turut menampilkan Desa Wisata Kampung Prai Ijing, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Desa tersebut baru-baru ini meraih penghargaan ASEAN Tourism Sustainable Awards kategori Rural Product pada ajang ASEAN Tourism Awards (ATA) 2026. Desa Wisata Kampung Prai Ijing memiliki keunggulan arsitektur rumah adat khas Sumba dan tradisi tenun Sumba yang menjadi daya tarik wisatawan. Dengan berbagai penampilan produk dan budaya tersebut, Hera berharap pengunjung dapat datang ke
booth Bakti BCA dan Bangga Lokal di BCA Expoversary 2026 yang berlangsung hingga tanggal 8 Februari 2026 di ICE BSD.
“Mumpung di sini kita menyediakan semuanya. Ada rumah, ada kendaraan, ada benda-benda yang dibutuhkan. Atau mau jalan-jalan juga ada, travel juga bisa,” pungkas Hera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News