KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di tengah tantangan ekonomi yang tercermin dari penurunan kualitas kredit rumah tangga, Bank Central Asia (BCA) menyiapkan berbagai strategi termasuk dengan memperkuat pencadangan. Per Desember 2025, Bank Indonesia (BI) mencatat rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) sektor rumah tangga naik menjadi 2,39% dari 2,02% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, pertumbuhan kredit konsumer melambat jadi 6,4% dari 10,5% pada tahun sebelumnya. Pun, kredit konsumer BCA per Desember 2025 terpantau hanya tumbuh 0,2% menjadi Rp 224,1 triliun). Tahun sebelumnya, kredit konsumer masih tumbuh 12,4%. NPL juga terpantau naik dari Rp 3,66 triliun menjadi Rp 4,02 triliun.
BCA Jaga Kualitas Kredit Rumah Tangga dengan Pencadangan yang Cukup
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di tengah tantangan ekonomi yang tercermin dari penurunan kualitas kredit rumah tangga, Bank Central Asia (BCA) menyiapkan berbagai strategi termasuk dengan memperkuat pencadangan. Per Desember 2025, Bank Indonesia (BI) mencatat rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) sektor rumah tangga naik menjadi 2,39% dari 2,02% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, pertumbuhan kredit konsumer melambat jadi 6,4% dari 10,5% pada tahun sebelumnya. Pun, kredit konsumer BCA per Desember 2025 terpantau hanya tumbuh 0,2% menjadi Rp 224,1 triliun). Tahun sebelumnya, kredit konsumer masih tumbuh 12,4%. NPL juga terpantau naik dari Rp 3,66 triliun menjadi Rp 4,02 triliun.