BCA Life Catatkan Kinerja Positif pada 2025, Premi Tumbuh 33%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak perusahaan dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di bidang asuransi, PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), mencatatkan kinerja positif pada 2025.

Berdasarkan perhitungan International Financial Reporting Standards (IFRS) 17 atau Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK 117), BCA Life membukukan pendapatan premi lebih dari Rp 2 triliun pada 2025, atau tumbuh 33% secara Year on Year (YoY).

"Kinerja itu ditopang oleh optimalisasi kanal distribusi, khususnya melalui kemitraan bancassurance dengan BCA dan Grup BCA," ujar Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) BCA Life, Eva Agrayani menerangkan dalam keterangan resmi, Rabu (13/5).


Lebih lanjut, Eva menyampaikan BCA Life membukukan total aset sebesar Rp 4,68 triliun pada 2025, atau tumbuh 39,29% YoY.

Baca Juga: BCA Life Kelola Saham dengan Pendekatan Hati-hati

Sementara itu, laba setelah pajak BCA Life tercatat sebesar Rp 96,61 miliar, dengan total pembayaran klaim dan manfaat mencapai Rp 465,28 miliar pada 2025.

Sejalan dengan pertumbuhan kinerja tersebut, Eva mengatakan BCA Life berhasil mencatatkan lonjakan nilai investasi sebesar 43,67% secara YoY, menjadi Rp 4,31 triliun pada 2025.

Dia menjelaskan portofolio investasi perusahaan didominasi oleh instrumen Surat Berharga Negara (SBN), yang tidak hanya menawarkan stabilitas dan risiko yang terukur, tetapi juga berperan langsung dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

"Melalui penempatan yang signifikan pada SBN, BCA Life secara aktif berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, sekaligus memastikan bahwa dana kelolaan nasabah ditempatkan pada instrumen yang memiliki kredibilitas tinggi dan dijamin oleh negara," tuturnya.

Dari sisi fundamental, BCA Life mencatat tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) sebesar 431,20% pada 2025, jauh di atas ketentuan minimum regulator. 

Baca Juga: BCA Life Catat Hasil Investasi Rp 219,11 Miliar per November 2025, Naik 38%

Eva menerangkan kinerja positif pada 2025 mencerminkan konsistensi BCA Life dalam menjalankan strategi pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Dia bilang pihaknya tidak hanya berfokus pada ekspansi bisnis, tetapi juga memastikan bahwa setiap pertumbuhan didukung oleh fundamental yang kuat, manajemen risiko yang prudent, serta komitmen jangka panjang untuk melindungi nasabah. 

Memasuki 2026, Eva optimistis BCA Life dapat menjaga momentum pertumbuhan dengan terus memperkuat kapabilitas distribusi, menghadirkan produk-produk baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, optimalisasi pengalaman nasabah yang terintegrasi dengan ekosistem digital, serta meningkatkan literasi dan inklusi asuransi di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News