KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) optimistis pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) akan kembali menguat pada semester II-2026 setelah sempat melambat pada paruh pertama tahun ini. Hingga semester I-2026, portofolio KPR BCA tercatat mencapai Rp 144,3 triliun, tumbuh 4,8% secara tahunan (year on year/YoY). Secara kuartalan, pertumbuhan KPR mencapai 1,3%, sementara secara year to date (YtD) meningkat sekitar 1,8%. Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim mengatakan perlambatan pertumbuhan KPR pada semester pertama merupakan pola musiman yang lazim terjadi. Menurutnya, realisasi penyaluran kredit perumahan biasanya meningkat setelah penyelenggaraan BCA Expoversary atau Expo KPR pada kuartal II.
Baca Juga: Kredit UMKM BCA Capai Rp 134,6 Triliun, Tumbuh 6% pada Semester I-2026 "Terkait KPR, pertumbuhannya memang sedikit melambat. Hal tersebut merupakan pola yang lazim karena biasanya pertumbuhan KPR mulai meningkat setelah penyelenggaraan BCA Expoversary atau Expo KPR yang berlangsung pada kuartal II," ujar Vera dalam paparan kinerja BCA, Selasa (28/7). Karena itu, perseroan optimistis penyaluran KPR akan menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik pada semester kedua tahun ini. "Dengan perkembangan tersebut, kami optimistis pertumbuhan KPR akan kembali meningkat pada semester II-2026," katanya. Vera mengungkapkan optimisme tersebut didukung oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap pembiayaan rumah. Selama penyelenggaraan Expo KPR tahun ini, jumlah aplikasi kredit yang diterima BCA tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, Vera mengingatkan bahwa peningkatan jumlah aplikasi belum seluruhnya akan terealisasi menjadi kredit yang disetujui karena masih harus melalui proses analisis dan persetujuan pembiayaan.
"Jumlah aplikasi kredit yang masuk meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, peningkatan jumlah aplikasi belum tentu seluruhnya langsung terealisasi menjadi kredit yang disetujui," ujarnya.
Menurut Vera, tren permintaan pembiayaan di BCA juga mulai membaik pada berbagai segmen kredit, tidak hanya KPR. Perseroan mencatat permintaan kredit korporasi maupun Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) juga mengalami peningkatan. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan penyaluran kredit BCA hingga akhir tahun. "Kami melihat tren permintaan pembiayaan terus membaik, tidak hanya pada KPR tetapi juga pada kredit korporasi dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Hal ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan penyaluran kredit ke depan," tutup Vera. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News