JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mampu meraup laba hingga double digit pada kinerja tahun 2012. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), bank yang terafiliasi oleh grup Djarum ini meraup laba sebesar Rp 11,93 triliun atau tumbuh 16% dibandingkan posisi sebelumnya senilai Rp 10,20 triliun.Presiden Direktur BCA, Jahja Setiadmadja belum dapat memberikan informasi mengenai kenaikan laba tersebut. Pasalnya, perseroan baru akan menggelar paparan kinerja 2012 pada 27 Maret 2012. "Kami akan publikasi pada 27 Maret 2012 jam 16.00," katanya, Rabu (6/3).Mengutip data BI, realisasi kredit mencapai Rp 256,71 triliun atau tumbuh 26% dibandingkan posisi sebelumnya Rp 202,26 triliun. Perseroan berhasil mencatat pertumbuhan kredit di atas pasar yang sebesar 24%. Adapun, dari penyaluran kredit tersebut, perseroan memperoleh pendapat Rp 19,91 triliun terdiri dari pendapatan bunga sebesar Rp 27,30 triliun dan beban bunga Rp 7,38 triliun.Rendahnya beban bunga tersebut karena sumber dana murah (giro dan tabungan) lebih dominan dibandingkan deposito. BCA memperoleh giro sebesar Rp 96,45 triliun dan tabungan Rp 200,80 triliun. Sedangkan deposito Rp 73,06 triliun. Artinya, pada Desember 2012 lalu, total dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 370,27 triliun atau tumbuh 14% dibandingkan posisi sebelumnya Rp 323,45 triliun.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
BCA pertahankan laba double digit di 2012
JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mampu meraup laba hingga double digit pada kinerja tahun 2012. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), bank yang terafiliasi oleh grup Djarum ini meraup laba sebesar Rp 11,93 triliun atau tumbuh 16% dibandingkan posisi sebelumnya senilai Rp 10,20 triliun.Presiden Direktur BCA, Jahja Setiadmadja belum dapat memberikan informasi mengenai kenaikan laba tersebut. Pasalnya, perseroan baru akan menggelar paparan kinerja 2012 pada 27 Maret 2012. "Kami akan publikasi pada 27 Maret 2012 jam 16.00," katanya, Rabu (6/3).Mengutip data BI, realisasi kredit mencapai Rp 256,71 triliun atau tumbuh 26% dibandingkan posisi sebelumnya Rp 202,26 triliun. Perseroan berhasil mencatat pertumbuhan kredit di atas pasar yang sebesar 24%. Adapun, dari penyaluran kredit tersebut, perseroan memperoleh pendapat Rp 19,91 triliun terdiri dari pendapatan bunga sebesar Rp 27,30 triliun dan beban bunga Rp 7,38 triliun.Rendahnya beban bunga tersebut karena sumber dana murah (giro dan tabungan) lebih dominan dibandingkan deposito. BCA memperoleh giro sebesar Rp 96,45 triliun dan tabungan Rp 200,80 triliun. Sedangkan deposito Rp 73,06 triliun. Artinya, pada Desember 2012 lalu, total dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 370,27 triliun atau tumbuh 14% dibandingkan posisi sebelumnya Rp 323,45 triliun.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News