KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terus memperkuat pembiayaan ke sektor manufaktur di tengah upaya pemerintah mendorong perbankan meningkatkan penyaluran kredit ke sektor riil. Hingga Juni 2026, kredit BCA ke sektor manufaktur, termasuk industri tekstil, mencapai Rp229,5 triliun. Executive Vice President (EVP) Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, perseroan akan mencermati berbagai arahan pemerintah dan regulator terkait penyaluran kredit ke sejumlah sektor ekonomi. “Pada prinsipnya, BCA akan mencermati arahan pemerintah, regulator, maupun otoritas perbankan,” ujar Hera kepada kontan.co.id, Kamis (24/9).
BCA Salurkan Kredit Manufaktur Rp 229,5 Triliun hingga Juni 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terus memperkuat pembiayaan ke sektor manufaktur di tengah upaya pemerintah mendorong perbankan meningkatkan penyaluran kredit ke sektor riil. Hingga Juni 2026, kredit BCA ke sektor manufaktur, termasuk industri tekstil, mencapai Rp229,5 triliun. Executive Vice President (EVP) Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, perseroan akan mencermati berbagai arahan pemerintah dan regulator terkait penyaluran kredit ke sejumlah sektor ekonomi. “Pada prinsipnya, BCA akan mencermati arahan pemerintah, regulator, maupun otoritas perbankan,” ujar Hera kepada kontan.co.id, Kamis (24/9).