KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) menggandeng PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Henan Putihrai Sekuritas untuk memperkuat literasi keuangan syariah sekaligus mendorong minat investasi di kalangan generasi muda. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program Student Banking Tour yang melibatkan mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Sebanyak lebih dari 50 mahasiswa mengikuti kegiatan yang digelar di Kantor Pusat BCA Syariah, Jakarta Timur. Selain memperoleh edukasi mengenai industri perbankan syariah dan pasar modal, para peserta juga diajak mengenal secara langsung operasional serta layanan perbankan syariah.
Baca Juga: BTN Serap Hampir 90% Target Capex IT pada Semester I-2026 Direktur BCA Syariah Eduard Guntoro Purba mengatakan, penguatan literasi keuangan syariah menjadi semakin penting seiring pesatnya perkembangan industri keuangan yang ditopang transformasi digital. "Industri keuangan syariah saat ini tumbuh sangat dinamis didorong oleh adopsi teknologi digital. Menghadapi perubahan tersebut, generasi muda membutuhkan kompetensi praktis yang melampaui kurikulum teks," ujar Eduard dalam keterangan resmi, Selasa (8/7/2026). Melalui kolaborasi dengan BEI dan Henan Putihrai Sekuritas, BCA Syariah ingin memperluas akses pengetahuan mengenai ekosistem keuangan syariah, mulai dari perbankan hingga investasi di pasar modal. Menurut Eduard, salah satu instrumen yang diperkenalkan kepada mahasiswa adalah Rekening Dana Nasabah (RDN) BCA Syariah, yang diharapkan dapat mempermudah generasi muda untuk mulai berinvestasi sejak dini melalui instrumen syariah. "Kehadiran produk inovatif seperti Rekening Dana Nasabah (RDN) BCA Syariah diharapkan menjadi jembatan yang memudahkan mahasiswa untuk mulai berinvestasi sejak dini secara cerdas, aman, dan penuh berkah," katanya. Dalam kegiatan tersebut, BCA Syariah memberikan pemahaman mengenai perkembangan industri perbankan syariah, produk dan layanan perseroan, serta peluang berkarier di sektor jasa keuangan syariah.
Baca Juga: OJK Ungkap Penyebab Gadai Ilegal Masih Marak di Indonesia Sementara itu, Bursa Efek Indonesia memberikan materi mengenai pentingnya membangun kebiasaan investasi yang sehat dan sesuai kemampuan finansial sejak usia muda. Adapun Henan Putihrai Sekuritas memberikan pelatihan teknis mengenai investasi saham syariah, mulai dari pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) secara digital hingga simulasi transaksi saham syariah. Selain memperkenalkan produk dan layanan keuangan syariah, program tersebut juga membekali mahasiswa dengan berbagai keterampilan teknis maupun nonteknis yang dibutuhkan di industri perbankan.
BCA Syariah berharap program Student Banking Tour dapat meningkatkan literasi sekaligus mendorong partisipasi generasi muda dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. Di luar program tersebut, BCA Syariah juga terus memperluas edukasi keuangan syariah melalui program FrenS Hub, yang menjadi wadah kolaborasi BCA Syariah dengan perguruan tinggi. Hingga saat ini, FrenS Hub telah menjalin kerja sama dengan 32 perguruan tinggi di berbagai daerah di Indonesia. Sementara itu, sepanjang Juni 2026, berbagai program edukasi keuangan syariah yang dijalankan BCA Syariah telah menjangkau lebih dari 27.685 peserta. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News