KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (
BBCA) menargetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tubuh sekitar 6%–7% pada tahun 2026. EVP
Consumer Loan BCA Welly Yandoko menyampaikan bahwa BCA merasa optimis terhadap pergerakan positif tren KPR di tahun ini. "Kami cukup optimis bahwa tren KPR di tahun 2026 akan menunjukkan arah yang positif," tuturnya kepada Kontan, Jumat (13/2/26).
Baca Juga: Bank Jakarta Dukung Pelita Jaya Jakarta Hadapi Musim IBL 2026 Proyeksi tersebut turut ditopang oleh permintaan hunian yang masih terjaga seiring dengan kebutuhan riil masyarakat serta dukungan kebijakan pemerintah yang mempermudah kepemilikan rumah. Di tahun 2025 sendiri, penyaluran KPR BCA mencapai Rp 40,3 triliun dengan sekitar 23.000 aplikasi permohonan KPR. Ke depannya, BCA secara konsisten akan menawarkan pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan rumah melalui
event-event yang digelar, seperti BCA Expoversary. Melalui
event ini, BCA menawarkan suku bunga yang kompetitif dan berbagai benefit tambahan. Saat ini
event tersebut sedang berlangsung dengan beberapa tawaran, seperti suku bunga KPR yang sangat menarik antara lain
fixed 1 tahun 1,69%,
fixed 3 tahun 2,69%, dan
fixed 5 tahun 3,69%. Selain itu, tersedia opsi suku bunga
fixed berjenjang dengan kepastian nilai angsuran hingga 10 tahun sehingga cicilan lebih terukur dalam jangka panjang. Di
event ini, nasabah juga bisa memperoleh benefit tambahan berupa diskon biaya provisi 50% serta diskon asuransi jiwa sebesar 5%.
Baca Juga: OCBC NISP Masih Kaji Rencana Spin-Off Unit Usaha Syariah Adapun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), BCA menghadirkan produk KPR Sejahtera (KPRS).
Di sisi lain, BCA juga terus mengembangkan layanan digital melalui
channel rumahsaya.bca.com sekaligus menguatkan kerja sama dengan
developer dan
broker tepercaya untuk optimalisasi jaringan kantor cabang di seluruh Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News