KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat penurunan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) pada semester I-2026. Perseroan membukukan NIM sebesar 5,3%, turun dari 5,8% pada periode yang sama tahun lalu atau terkontraksi sekitar 50 basis poin (bps). Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim mengatakan, penurunan tersebut sejalan dengan tren yang terjadi di industri perbankan. Menurutnya, penyusutan NIM merupakan konsekuensi dari penyesuaian suku bunga kredit yang telah dilakukan sejak tahun lalu. Vera menjelaskan, sebelum Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan pada Mei 2026, BI Rate sempat berada dalam tren penurunan sejak 2025.
BCA Ungkap Penyebab NIM Turun 50 Bps pada Semester I-2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat penurunan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) pada semester I-2026. Perseroan membukukan NIM sebesar 5,3%, turun dari 5,8% pada periode yang sama tahun lalu atau terkontraksi sekitar 50 basis poin (bps). Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim mengatakan, penurunan tersebut sejalan dengan tren yang terjadi di industri perbankan. Menurutnya, penyusutan NIM merupakan konsekuensi dari penyesuaian suku bunga kredit yang telah dilakukan sejak tahun lalu. Vera menjelaskan, sebelum Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan pada Mei 2026, BI Rate sempat berada dalam tren penurunan sejak 2025.